Senin, 28 September 2026

Anak Medan Mendunia, Kisah Profesor Irwandi Jaswir, Ilmuwan Halal yang Lebih Dihargai di Negeri Tetangga

Faliruddin Lubis - Selasa, 12 Mei 2026 10:15 WIB
Anak Medan Mendunia, Kisah Profesor Irwandi Jaswir, Ilmuwan Halal yang Lebih Dihargai di Negeri Tetangga
IST/RakonTV/FB
Profesor Irwandi Jaswir menerima penghargaan bergengsi King Faisal International Prize,oleh Raja Arab Saudi.

Ketika peluang di Indonesia belum berpihak, negara tetangga justru melihat potensi besar dalam dirinya. Malaysia kemudian memberikan ruang luas bagi Irwandi Jaswir untuk berkembang.

Ia disambut dengan fasilitas laboratorium modern, dukungan dana penelitian yang memadai, hingga kesempatan membangun riset halal bertaraf internasional.

Baca Juga:

Universitas Islam Antarabangsa Malaysia pun mempercayainya sebagai guru besar tetap. Dari sana, karier dan penelitiannya berkembang pesat hingga menjangkau berbagai negara.

Puncak pengakuan dunia terhadap dedikasinya terjadi pada tahun 2018. Profesor Irwandi Jaswir menerima penghargaan bergengsi King Faisal International Prize, sebuah penghargaan internasional yang kerap disebut sebagai "Hadiah Nobel dunia Islam".

Baca Juga:

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Raja Arab Saudi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi halal.

Kini, berbagai teknologi dan temuannya telah digunakan oleh banyak pabrik, laboratorium, hingga lembaga kesehatan di berbagai penjuru dunia. Penemuan yang lahir dari tangan putra Medan itu menjadi bagian penting dalam menjaga standar halal global.

Kisah Profesor Irwandi Jaswir bukan hanya tentang keberhasilan seorang ilmuwan. Cerita tersebut juga menjadi pengingat bahwa talenta besar membutuhkan dukungan nyata untuk berkembang.

Di saat negara lain mampu melihat dan memfasilitasi potensinya, Indonesia justru pernah kehilangan kesempatan menjadikan putra terbaiknya sebagai motor pengembangan riset halal nasional.

Di balik kebanggaan atas prestasinya di panggung dunia, terselip pertanyaan yang masih terasa relevan hingga kini: sudahkah negeri ini benar-benar siap menghargai ilmuwan hebat karya anak bangsa sendiri?(RakonTV/FB)

Tags
beritaTerkait
Rico Waas Tinjau Trotoar Adam Malik-HM Yamin, Pastikan Pekerjaan Sesuai Desain dan Spesifikasi
Kecamatan Medan Selayang Tampilkan Inovasi Dan Kolaborasi dalam Penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Kota Medan 2026
Pererat Sinergi, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Silaturahmi ke Komando Sektor I Medan TNI AU
Zakiyuddin Tegaskan Kontraktor Wajib Rawat Medan Islamic Centre hingga Maret 2027
Piala Wali Kota Medan I 2026 Resmi Bergulir, 21 Kecamatan Adu Talenta Pesepakbola Pelajar
Rico Waas Bersama Kepala Daerah se-Sumut Tandatangani Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Cegah Korupsi
komentar
beritaTerbaru