Minggu, 13 September 2026

Wacana Piala Dunia 64 Tim Kembali Menguat, Presiden FIFA Dihantam Gelombang Penolakan

Faliruddin Lubis - Selasa, 21 Juli 2026 06:36 WIB
Wacana Piala Dunia 64 Tim Kembali Menguat, Presiden FIFA Dihantam Gelombang Penolakan
X@David_Ornside
Presiden AS Donal Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat - Wacana penambahan peserta Piala Dunia menjadi 64 tim kembali menjadi pembahasan hangat di dunia sepak bola.

Gagasan yang didukung PresidenFIFAGianni Infantino itu diyakini dapat membuka peluang lebih besar bagi negara-negara berkembang untuk tampil di ajang paling bergengsi tersebut.

Namun, usul tersebut juga menuai banyak kritik dari berbagai konfederasi. Ide memperluas jumlah peserta pertama kali diajukan oleh Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL).

Baca Juga:

Mereka mengusulkan agar Piala Dunia 2030 yang bertepatan dengan perayaan 100 tahun turnamen digelar dengan 64 peserta sebagai edisi spesial. Menurut CONMEBOL, format baru itu akan membuat lebih banyak negara bisa ikut merasakan atmosfer Piala Dunia.

Selain itu, semakin banyak tim yang tampil diharapkan dapat mempercepat perkembangan sepak bola di berbagai belahan dunia. Gianni Infantino pun memberikan sinyal positif terhadap gagasan tersebut.

Baca Juga:

Dia menilai negara-negara kecil membutuhkan kesempatan lebih besar agar memiliki motivasi untuk terus berkembang dan bersaing di level internasional.

Meski demikian, dukungan terhadap rencana itu belum sepenuhnya bulat. Presiden UEFA Aleksander Ceferin secara terbuka menyebut usulan tersebut sebagai ide yang kurang tepat.

Hal serupa juga disampaikan Presiden CONCACAF Victor Montagliani dan Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim yang khawatir ekspansi berlebihan justru mengganggu keseimbangan kompetisi. Selain kualitas pertandingan, aspek teknis juga menjadi perhatian.

Penambahan menjadi 64 tim berarti jumlah pertandingan akan meningkat signifikan. FIFA harus menyiapkan lebih banyak stadion, lapangan latihan, hotel, transportasi, hingga sistem keamanan untuk mendukung penyelenggaraan turnamen.

Belum lagi tantangan perubahan iklim yang membuat penyelenggaraan pertandingan pada siang hari semakin sulit dilakukan di sejumlah negara. Faktor tersebut diperkirakan akan membuat proses penentuan tuan rumah Piala Dunia di masa depan semakin rumit.

Tags
beritaTerkait
Wakil Presiden RI Kunjungi Agnesia Korban Keracunan MBG di Berastagi
Presiden Prabowo Perintahkan 1.000 Perwira TNI dan Polri untuk Edukasi Warga Terkait Bahaya Bakar Lahan
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Pelaku Pembakaran Hutan
SBY Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara HUT RI di Istana, Sampaikan Permohonan Maaf ke Masyarakat Indonesia
Mengenal Lebih Dekat Sosok Ipda Purnomo, Rawat 7.000 ODGJ Selama 10 Tahun, Langsung Dipanggil Presiden Prabowo
Dandim 0201/Medan Ikuti Vidcon Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih Bersama Presiden Prabowo
komentar
beritaTerbaru