Di sisi lain, format 64 tim juga membawa keuntungan dari sisi ekonomi. Bertambahnya jumlah pertandingan diperkirakan akan meningkatkan pendapatan FIFA melalui hak siar televisi, sponsor, hingga penjualan tiket.
Tak sedikit pihak yang menilai alasan finansial menjadi salah satu faktor utama di balik dorongan untuk terus memperbesar skala Piala Dunia. Sejak era kepemimpinan Infantino, FIFA memang beberapa kali melakukan perubahan format demi meningkatkan pendapatan organisasi sekaligus memperluas jangkauan kompetisi.
Baca Juga:
Jika akhirnya disetujui, peluang lebih banyak negara untuk tampil di Piala Dunia tentu akan semakin terbuka. Bahkan negara-negara yang selama ini kesulitan lolos, termasuk dari kawasan Asia, berpotensi mendapatkan kesempatan lebih besar.
Namun hingga kini, wacana tersebut masih menjadi perdebatan. FIFA harus mempertimbangkan keseimbangan antara misi mengembangkan sepak bola dunia dengan menjaga kualitas dan prestise turnamen yang selama puluhan tahun menjadi panggung tertinggi bagi tim nasional.(JawaPos)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar