Senin, 30 Maret 2026

Tegang! Final Piala Asia Futsal 2026, Indonesia Kalah Adu Penalti, Iran Juara

Faliruddin Lubis - Minggu, 08 Februari 2026 01:08 WIB
Tegang! Final Piala Asia Futsal 2026, Indonesia Kalah Adu Penalti, Iran Juara
Twitter@IndosFC
Hasil Final Piala Asia Futsal 2026, Drama 10 Gol Indonesia Kalah Adu Penalti, Iran Juara.

POSMETRO MEDAN, Jakarta- TimnasFutsalIndonesia gagal juara di Piala Asia Futsal 2026 usai kalah dalam adu penalti 4-5. Duel TimnasFutsalIndonesia melawan Iran digelar pada Sabtu (7/2/2026) di Indonesia Arena, Jakarta berlangsung tegang

Indonesia unggul di babak pertama dengan skor 3-2 setelah lebih dulu tertinggal. ‎Iran lebih dulu unggul di menit ke-4 lewat gol yang dicetak Hossein Tayebi, membuat Indonesia Arena terdiam.

Baca Juga:

Indonesia baru dapat membalas lewat gol Reza Gunawan menit ke-7, semenit berselang berbalik unggul. ‎Gol kedua Indonesia dicetak Israr, tiga menit kemudian pemain ini berhasil mencetak gol keduanya.

Baca Juga:

‎Tepatnya di menit ke-10, gol kedua Israr membawa Indonesia unggul 3-1. ‎Sebelum babak pertama berakhir, Iran mampu memperkecil kedudukan lewat gol Said Abassi menit ke-19. ‎Babak pertama berakhir dengan skor 3-2 untuk keunggulan sementara Indonesia.

‎Jalannya Pertandingan Babak Kedua

‎Inisiatif penyerangan kembali diambil Iran yang memang mencari gol guna menyamakan kedudukan. Tiga menit waktu berjalan, Iran akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

‎Tendangan bebas Said Abbasi menembus pagar betis dan mengelabui Ahmad Habiebie menit ke-23. ‎Namun kebahagiaan Iran tak sampai satu menit, Samuel Eko lewat tendangan kerasnya berbuah gol keempat Indonesia.

Iran kembali mendapat peluang emas menit ke-24 lewat serangan balik, beruntung Indonesia bertahan dengan baik. Beberapa kali serangan Iran mengancam tapi belum mampu menambah gol lagi, Indonesia cukup berhati-hati.

Memasuki menit ke-30 belum ada lagi gol yang tercipta, Indonesia masih unggul 4-3 atas Iran. Pressing Indonesia berhasil berbuah peluang di menit ke-32, sayangnya penyelesaian akhir masih jauh dari harapan. Menit-menit akhir menegangkan, Ahmad Habiebie membuat penyelamatan gemilang di menit ke-34.

Salar kembali mengancam lewat tendangan kaki kanannya, sayangnya bola membentur tiang gawang. Meski sporadis, serangan Iran justru membahayakan dan beruntung bola masih mengenai mistar gawang menit ke-35.

Hossein Tayebi mendapatkan peluang emas menit ke-37, beruntung bola sepakannya masih melenceng jauh. Tertinggal satu gol dan waktu menyisakan waktu tiga menit, Iran akhirnya menerapkan power play.

Dan tak butuh waktu lama, Karimi berhasil mencetak gol setelah baru saja masuk, skor menjadi 4-4. Iran nyaris mencetak gol kelima, beruntung reflek Habiebie masih terjaga usai berhadapan satu lawan satu dengan pemain Iran.

Stamina menjadi pembeda, para pemain Iran terlihat masih terjaga hingga waktu menyisakan dua menit. Skor 4-4 bertahan hingga babak kedua berakhir, pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Iran tak mau mengendurkan dominasi, tapi semangat Indonesia kembali lewat peluang emas Rio Pangestu. Tandukannya nyaris berbuah gol jika bola mengarah tepat ke gawang, semakin menarik pertandingan berjalan.

‎Kasalahan Firman nyaris berbuah petaka di menit ke-44, beruntung bola bisa dibuang olehnya. Tulang kering Rizky Xavier diterjang pemain Iran, tapi dianggap bukan sebagai pelanggaran.

Iran mendapat peluang emas menit ke-45 lewat Behrooz, tapi bola melambung jauh dari gawang. ‎Tak ada gol tercipta, babak pertama babak tambahan berakhir dengan skor masih sama 4-4.

Mengawali babak kedua tambahan, Indonesia lewat Samuel Eko melakukan pelanggaran kelima. ‎Disusul penyelamatan gemilang oleh Nizhar yang menyelamatkan Indonesia dari kebobolan.

Iran masih tak mengendurkan serangan di sisa dua menit laga, tapi justru Indonesia yang mencetak gol kejutan. ‎Lewat sepak pojok, Israr memanfaatkan umpan manis dan membuat kiper Iran tak berdaya.

‎Gol menit ke-48 membawa Indonesia unggul 5-4 atas Iran, suporter pun bersorak menyambut gol tersebut. ‎Namun Indonesia Arena seketika terdiam usai Salar membawa Iran kembali menyamakan kedudukan menjadi 5-5.

‎Babak kedua babak tambahan berakhir, masih belum ada pemenang sampai berlanjut adu penalti.

Hasil Adu Penalti

Indonesia 4 - 5 Iran

Indonesia

Firman Adriansyah (Masuk)

Rio Pangestu (Masuk)

Rizky Xavier (Masuk)

Dewa Amanda (Gagal)

Ardiansyah Nur (Masuk)

Israr Megantara (Gagal)

Iran

Youseff (Gagal)

Mohamedi (Masuk)

Said Abassi (Masuk)

Salar (Masuk)

Hossein Tayebi (Masuk)

Sabzi (Masuk)

Susunan Pemain

TimnasFutsalIndonesia:

2-Ahmad Habiebie (PG); Rizki Xavier (anchor); Mochammad Iqbal (flank/ala) (K), Firman Adriansyah (flank/ala); Israr Megantara (pivot).

Pelatih: Hector Souto

TimnasFutsalIran:

1-Bagher Mohammadi (PG), 5-Mohammadhossein Derakhshani, 7-Mahdi Karimi, 12-Salar Aghapour, 14-Behrooz Azimihematabadi.

‎Hossein Tayebibidgoli.

‎Pelatih: Vahid Shamsaee. (SUPERBALL.ID/BolaSport)

Tags
beritaTerkait
Digas Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner Up FIFA Series 2026
Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Kick Off Jam Berapa?
Melalui Medan Untuk Semua, Walikota Buka Peluang Emas Investor India Masuk
Timnas Indonesia Hajar Negara Terkecil di Amerika 4-0, Tantang Bulgaria di Final
Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas Ajak Warga Sambut Hari Kemenangan
Warga Medan Utara Antusias Saksikan Pawai Takbiran Malam Idulfitri
komentar
beritaTerbaru