Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Kunker ke Samsat Sekip
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta-Legenda Arsenal, Samir Nasri, ikut menyorot kinerja wasit. Eks gelandang Timnas Perancis, Samir Nasri mengecam wasit Daniel Siebert yang memimpin jalannya laga final Liga Champions 2025-2026, PSG vs Arsenal.
Menurut Samir Nasri, kepemimpinan Daniel Siebert dalam pertandingan itu sedikit banyak berpengaruh pada performa Arsenal dalam laga kontra PSG.
Nasri berujar bahwa pelanggaran Nuno Mendes kepada Noni Madueke itu layak diberikan penalti dan tidak akan diintervensi oleh VAR.
Baca Juga:
Nasri juga menyoroti penalti yang diberikan oleh wasit Daniel Siebert ibarat "menghukum" Arsenal di babak kedua, usai pada babak pertama pasukan Arteta dinilai banyak membuang-buang waktu.
Dalam pertandingan menghadapi PSG, Arsenal membuat frustrasi sang lawan dengan memasang blok pertahanan yang disiplin. Taktik ini menurut Nasri membuat wasit menjadi tak senang.
Baca Juga:
"Pada babak kedua, wasit secara sistematis meniup peluit untuk Arsenal. Dia menghukum mereka karena mengulur waktu di babak pertama," ujar Nasri yang membela The Gunners pada tahun 2008-2011 ini.
"Jika dia meniup peluit untuk penalti, saya rasa VAR tidak akan membatalkannya. Tetapi fakta bahwa dia tidak meniup peluit juga bukan skandal," jelas Nasri.
Kendati mengkritik kepemimpinan wasit dalam laga PSG vs Arsenal, Samir Nasri nyatanya memberikan pujian untuk Luis Enrique.
Eks Marseille ini menyebut bahwa taktik PSG di bawah Enrique mampu mengontrol dan memperhitungkan semua kondisi yang akan terjadi dalam pertandingan final Liga Champions melawan Arsenal.
Nasri juga menyebut bahwa PSG yang dilatih oleh Luis Enrique kemudian menemukan ritme permainannya setelah gol penalti Ousmane Dembele.
"Dia (Luis Enrique) tidak akan pernah mengambil risiko yang tidak terhitung. Sejak dia menemukan formula yang tepat, semuanya terkendali. Dia selalu punya rencana untuk menjebak pelatih lawan," ungkapnya.
Dalam laga final Liga Champions musim 2025-2026 yang digelar di Puskas Arena, Budapest pada hari Sabtu (30/5/2026), Arsenal dibekuk PSG lewat adu penalti 3-4.
Arsenal mampu mencetak gol lebih dulu, melalui Kai Havertz pada menit keenam, sedangkan PSG baru membalas melalui penalti Ousmane Dembele pada menit ke-65. (Kompas)
Menurut Samir Nasri, kepemimpinan Daniel Siebert dalam pertandingan itu sedikit banyak berpengaruh pada performa Arsenal dalam laga kontra PSG.
Nasri berujar bahwa pelanggaran Nuno Mendes kepada Noni Madueke itu layak diberikan penalti dan tidak akan diintervensi oleh VAR.
Nasri juga menyoroti penalti yang diberikan oleh wasit Daniel Siebert ibarat "menghukum" Arsenal di babak kedua, usai pada babak pertama pasukan Arteta dinilai banyak membuang-buang waktu.
Dalam pertandingan menghadapi PSG, Arsenal membuat frustrasi sang lawan dengan memasang blok pertahanan yang disiplin. Taktik ini menurut Nasri membuat wasit menjadi tak senang.
"Pada babak kedua, wasit secara sistematis meniup peluit untuk Arsenal. Dia menghukum mereka karena mengulur waktu di babak pertama," ujar Nasri yang membela The Gunners pada tahun 2008-2011 ini.
"Jika dia meniup peluit untuk penalti, saya rasa VAR tidak akan membatalkannya. Tetapi fakta bahwa dia tidak meniup peluit juga bukan skandal," jelas Nasri.
Kendati mengkritik kepemimpinan wasit dalam laga PSG vs Arsenal, Samir Nasri nyatanya memberikan pujian untuk Luis Enrique.
Eks Marseille ini menyebut bahwa taktik PSG di bawah Enrique mampu mengontrol dan memperhitungkan semua kondisi yang akan terjadi dalam pertandingan final Liga Champions melawan Arsenal.
Nasri juga menyebut bahwa PSG yang dilatih oleh Luis Enrique kemudian menemukan ritme permainannya setelah gol penalti Ousmane Dembele.
"Dia (Luis Enrique) tidak akan pernah mengambil risiko yang tidak terhitung. Sejak dia menemukan formula yang tepat, semuanya terkendali. Dia selalu punya rencana untuk menjebak pelatih lawan," ungkapnya.
Dalam laga final Liga Champions musim 2025-2026 yang digelar di Puskas Arena, Budapest pada hari Sabtu (30/5/2026), Arsenal dibekuk PSG lewat adu penalti 3-4.
Arsenal mampu mencetak gol lebih dulu, melalui Kai Havertz pada menit keenam, sedangkan PSG baru membalas melalui penalti Ousmane Dembele pada menit ke-65. (Kompas)
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 5 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rapat Paripurna, Dorong Percepatan Tindak Lanjut Hasil Reses DPRD Kota Medan.
Medan 7 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan aktivitas Gunungapi S
Sumut 7 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali menangkap dua orang lakilaki dengan inisial A (55) & MD (42) yang d
Kriminal 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, melantik lima Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) dan 12 pejabat fungsi
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Batang Kuis Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meminta arahan pemerintah pusat untuk memperkuat penyelarasan pr
Sumut 9 jam lalu
Kenaikan status tersebut mulai berlaku pada 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB, setelah Gunung Sinabung mengalami erupsi pada pukul 10.17 WIB.
Sumut 10 jam lalu
200 Mahasiswa Parliament Tour ke DPRD Medan, Bahas Fungsi Legislasi Pengawasan dan Anggaran.
Medan 10 jam lalu
Workshop Digital Entrepreneurship KEK, Pj Sekda Erfin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital.
Medan 10 jam lalu
Kehilangan Kepercayaan, Mahasiswa UDA Bakar Ban di Depan LLDikti Wilayah 1 Sumatera Utara.
Medan 10 jam lalu