Jumat, 05 Juni 2026

Sipoholon Tancap Gas di Penilaian PKK Sumut, Puskesmas Sitadatada dan Situmeang Habinsaran Jadi Kunci Keberhasilan

Faliruddin Lubis - Jumat, 05 Juni 2026 09:32 WIB
Sipoholon Tancap Gas di Penilaian PKK Sumut, Puskesmas Sitadatada dan Situmeang Habinsaran Jadi Kunci Keberhasilan
IST/HCS
Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, yang terdiri dari Sri Wahyuni Ramadani, Nurhayati, dan Syukur melakukan monitoring dan pembinaan di Kecamatan Sipoholon, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan program IVA Test dan berbagai program kesehatan lainnya merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, kader PKK juga terus didorong untuk aktif mengedukasi Pasangan Usia Subur (PUS) mengenai pentingnya pemeriksaan IVA Test, pola hidup sehat, serta langkah-langkah pencegahan penyakit yang dapat mengancam kesehatan perempuan.

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap capaian yang telah diraih Sipoholon tidak berhenti pada proses penilaian tingkat provinsi semata. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di desa dan kecamatan lain dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dengan capaian yang hampir sempurna, dukungan lintas sektor yang solid, serta keterlibatan aktif masyarakat, Sipoholon kini tidak hanya berupaya meraih prestasi dalam penilaian PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara, tetapi juga membuktikan bahwa pelayanan kesehatan yang efektif dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.(HCS)

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
Pemkab Deli Serdang Dukung Optimalisasi Program PAAR di Percut Sei Tuan
PKK Deli Serdang Kenalkan Mobile IVA Test kepada Tim Monitoring Provinsi
Puskesmas Sitadatada dan Situmeang Habinsaran Jadi Kunci Keberhasilan
Timnas U-19 Gasak Myanmar 3-0, Nova Arianto: Tetap Evaluasi...
Perkiraan Cuaca Medan Masih Akan Diguyur Hujan
Polda Sumut Tegaskan Kabar Nur Erdian Dilepas adalah Hoaks
komentar
beritaTerbaru