Senin, 08 Juni 2026

Ketua TP PKK Taput Dorong Percepatan Penurunan Stunting dan Penguatan UMKM di Enda Portibi

P. Silalahi - Senin, 08 Juni 2026 15:38 WIB
Ketua TP PKK Taput Dorong Percepatan Penurunan Stunting dan Penguatan UMKM di Enda Portibi
Parlindungan sinaga
TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara di Desa Enda Portibi.

POSMETRO MEDAN-Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat pembinaan desa percontohan melalui kegiatan monitoring Program Satu Desa Satu Kecamatan di Desa Enda Portibi, Kecamatan Siatas Barita, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, didampingi perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program PKK berjalan optimal sekaligus mendorong percepatan pembangunan keluarga di tingkat desa.

Baca Juga:

Dalam arahannya, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat menegaskan bahwa Ketua TP PKK Desa memiliki peran strategis sebagai motor penggerak berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, seluruh kader PKK diminta mampu bekerja cepat, terarah, dan berkelanjutan dalam menjalankan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:

"Ketua TP PKK Desa harus menjadi penggerak utama di tengah masyarakat. Program-program PKK harus dilaksanakan secara nyata dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan keluarga," ujarnya.

Salah satu fokus utama yang mendapat perhatian dalam monitoring tersebut adalah upaya percepatan penurunan angka stunting. Ketua TP PKK Taput menilai pemenuhan kebutuhan gizi keluarga harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai sektor.

Untuk mendukung program tersebut, Ny. Neny menginstruksikan Dinas Pertanian agar membantu penyediaan bibit sayuran bagi masyarakat Desa Enda Portibi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi yang dapat menunjang kesehatan ibu dan anak.

"Pemanfaatan pekarangan dengan menanam sayuran tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga menjadi salah satu upaya nyata dalam mencegah dan menurunkan stunting," katanya.

Selain sektor kesehatan dan ketahanan pangan, perhatian juga diberikan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar penguatan ekonomi keluarga. Ketua TP PKK Taput meminta agar seluruh pelaku UMKM di desa didata secara menyeluruh sehingga dapat memperoleh pembinaan dan pendampingan yang tepat.

Pendampingan tersebut meliputi peningkatan kualitas produk, pengemasan (packaging), pemasaran, hingga pengurusan legalitas usaha agar produk-produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar.

Menurutnya, UMKM merupakan sektor yang memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di tingkat desa.

Melalui kegiatan monitoring ini, TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara berharap Desa Enda Portibi mampu menjadi contoh keberhasilan pelaksanaan program PKK yang berorientasi pada penguatan ketahanan keluarga, percepatan penurunan stunting, peningkatan ketahanan pangan, serta pengembangan UMKM yang berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.(ps)

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Jaga Ketahanan Pangan, Bupati Taput Gandeng Bulog Salurkan 854 Ton Beras dan 170 Ribu Liter Minyak Goreng untuk 42.741 Keluarga
Serah Terima 70 Kunci Huntap Dolok Nauli, Nih Pesan Wabup Taput
Astacita Presiden Prabowo, Sabam Rajagukguk Siap Kawal Pembangunan Taput
Sipoholon Tancap Gas di Penilaian PKK Sumut, Puskesmas Sitadatada dan Situmeang Habinsaran Jadi Kunci Keberhasilan
Pemkab Deli Serdang Dukung Optimalisasi Program PAAR di Percut Sei Tuan
PKK Deli Serdang Kenalkan Mobile IVA Test kepada Tim Monitoring Provinsi
komentar
beritaTerbaru