Patroli Malam Koramil Bangun dan Pemuda Pancasila, Wujudkan Kecamatan Siantar Aman Kondusif
Patroli Malam Koramil Bangun dan Pemuda Pancasila, mewujudkan Kecamatan Siantar dalam kondisi aman dan kondusif.
Sumut 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN– Misteri di balik tewasnya Wanri Tambak akhirnya benderang.
Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar rekonstruksi berdarah atas kasus tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan berat yang merenggut nyawa korban.
Sebanyak 17 adegan maut diperagakan langsung oleh tersangka di Asrama Polisi Polres Labusel, Jalan Lintas Sumatera Kotapinang–Gunung Tua, Desa Hadundung, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga:
Rekonstruksi ini digelar untuk membongkar secara gamblang kronologi peristiwa kelam yang terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 silam, sekitar pukul 06.00 WIB di Dusun Pekan, Desa Hutagodang, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Aksi peragaan ulang yang menegangkan ini disaksikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Labusel AKP Elimawan Sitorus, S.H., M.H., Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Labusel Romi Afandi Tarigan, S.H., M.H., Kanit Pidum IPDA Tampin T. Situmorang, tim penasihat hukum, serta keluarga korban dan para saksi kunci.
Baca Juga:
Suasana rekonstruksi berlangsung sangat serius dan dipenuhi ketegangan. Tersangka utama, AT alias Amat, dihadirkan langsung untuk memperagakan 17 adegan krusial.
Satu per satu adegan dikupas tuntas, mulai dari awal mula perselisihan hingga momen fatal yang menyebabkan korban Wanri Tambak mengembuskan napas terakhirnya.
Penyidik Satreskrim dan pihak Kejaksaan mengawal ketat setiap gerakan tersangka guna mencocokkan kesesuaian antara keterangan saksi, pengakuan tersangka, dan alat bukti yang telah dikantongi polisi.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M., S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Elimawan Sitorus, menegaskan bahwa rekonstruksi ini adalah langkah krusial demi menguji fakta hukum secara objektif sebelum berkas dilimpahkan ke meja hijau.
"Melalui peragaan adegan yang dilakukan tersangka dan para saksi, penyidik dapat mencocokkan seluruh keterangan yang ada sehingga rangkaian peristiwa menjadi lebih terang dan jelas," tegas AKP Elimawan di lokasi.
Di sela-sela rekonstruksi, isak tangis dan duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban yang hadir menuntut keadilan. Menanggapi hal tersebut, AKP Elimawan menyatakan komitmen penuhnya untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan.
"Kami memahami bahwa kasus ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Oleh karena itu, kami berupaya maksimal mengungkap fakta yang sebenarnya agar proses penegakan hukum dapat memberikan rasa keadilan bagi semua pihak," tambahnya.
Akibat perbuatan kejinya, tersangka AT alias Amat kini berada di ujung tanduk. Polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis yang sangat berat, yakni Pasal 459 subsider Pasal 458 dan/atau Pasal 466 ayat (3) subsider Pasal 467 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (HBB)
Patroli Malam Koramil Bangun dan Pemuda Pancasila, mewujudkan Kecamatan Siantar dalam kondisi aman dan kondusif.
Sumut 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menghadiri pembukaan Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Palang Merah
Medan 40 menit lalu
Ratusan Pekerja dan Warga Gelar Aksi, Minta THM Blue Night Tidak Ditutup.
Sumut 3 jam lalu
POSMETROMEDAN, Sibolga Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. menerima dua Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Neg
Sumut 3 jam lalu
Bukan MessiMbappe, Gol Terbaik Piala Dunia Milik Bintang Cape Verde, Sidny Lopes Cabral.
Sport 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Tarutung RSUD Tarutung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui serangkaian k
Sumut 4 jam lalu
Tabrakan Dua Sepeda Motor di Jalinsum Asahan, Dua Pengendara Alami LukaLuka.
Peristiwa 4 jam lalu
Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan yang Dilaporkan PDAM Tirta Nauli Sibolga.
Sumut 5 jam lalu
Dandim 0207/Simalungun dampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, serahkan kursi roda adaptif.
Sumut 5 jam lalu
Kepala BGN secara resmi mengmumkan terhadap 833 dapur MBG yang ditutup permanen.
Inter-Nasional 6 jam lalu