Wisatawan Inggris Penggemar Arung Jeram Temui Bupati Pakpak Bharat
Sejumlah wisatawan dan penggemar olah raga kano asal Inggris didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Pakpak Bharat Maringan Bancin.
Sport 43 menit lalu
Posmetro Medan, Karo - Ratusan kader Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Karo menggelar aksi damai di Markas Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo, Jalan Veteran Padang Mas, Kabanjahe, Kamis (2/7/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan penyerangan terhadap Sekretariat Markas Cabang (Macab) LMP Kabupaten Karo yang hingga kini dinilai belum menunjukkan kepastian hukum.
Dengan mengenakan atribut dan seragam organisasi, massa menyampaikan kekecewaan atas penanganan Laporan Polisi Nomor: LP/B/381/VIII/2025 tertanggal 22 Agustus 2025.
Mereka menilai proses penyidikan yang telah berjalan hampir satu tahun belum memberikan kejelasan terkait penuntasan kasus tersebut.
Dalam orasinya di depan Mapolres Tanah Karo, Anggota LBH Macab LMP Karo, Juliadi Kaban menjelaskan bahwa peristiwa penyerangan terjadi pada Rabu, 20 Agustus 2025, sekitar pukul 18.00 WIB, di Sekretariat Macab LMP Kabupaten Karo yang berlokasi di Jalan Desa Singa, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe.
Menurut keterangan pihak LMP, sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya diduga melakukan penyerangan dengan menggunakan sebuah mobil ambulans sebagai sarana operasional. Akibat kejadian tersebut, seorang anggota LMP mengalami luka bacok pada bagian lengan kanan. Selain itu, sejumlah fasilitas sekretariat, seperti meja, kursi, dan satu unit kendaraan operasional berlogo LMP, dilaporkan mengalami kerusakan.
"Saksi di lokasi menyebutkan ada sekitar 12 orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan tersebut sebelum melarikan diri menggunakan kendaraan ambulans," ujar Juliadi Kaban dalam keterangannya kepada massa aksi.
Aksi damai tersebut diterima oleh Kabag Ops Polres Tanah Karo, Kompol Jonista Tarigan.
Selanjutnya, sejumlah perwakilan massa dipersilakan mengikuti dialog bersama jajaran kepolisian di Ruang Purpur Sage.
Dalam pertemuan itu,Ketua Harian Macab LMP Karo, Hasian Pangabean SH mempertanyakan lambannya proses penegakan hukum. Mereka menyoroti fakta bahwa hingga saat ini baru satu orang yang telah diamankan, sementara pihak lain yang diduga terlibat belum berhasil ditangkap.
"Kenapa dari sekian banyak pihak yang diduga terlibat, baru satu orang yang diamankan, sementara yang lain masih bebas? Kami menilai proses penanganan perkara ini belum memberikan rasa keadilan. Pak Kapolres Ini seperti sudah terorganisir, ada mobil ambulance dan pelaku sekitar puluhan (11) orang, yang di tangkap hanya satu orang, kemarin sudah ada tiga infonya tiba tiba satu, mana DPO ( Daftar Pencairan Orang ) Baru, dan informasi dari kasat reskrim sebelumnya ada aliran dana, kepada pelaku dari Handphone nya. Tolong di telusuri dari mana ambulance dan pengirim dana kepada pelaku penyerangan," ucap Hasian Panggabean.
Di ruang Pupur Sage Polres Karo, Kapolres Karo, AKBP Pebriandy Sihaloho, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proses penyidikan serta mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
"Kami akan melakukan penangkapan terhadap tersangka lainnya dan segera mengumumkan daftar pencarian orang (DPO) baru yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," ujar Kapolres di hadapan perwakilan massa.
Sementara itu, di Sekretariat Markas Cabang LMP Kabupaten Karo di Jalan Desa Singa, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe, Ketua Macab LMP Kabupaten Karo, Gembira Ginting, berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara tersebut secara profesional dan transparan.
"Kami meminta agar kasus ini ditangani secara serius dan terbuka. Siapa pun yang diduga terlibat maupun pihak yang diduga berada di balik peristiwa ini harus diungkap secara terang benderang sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Hingga aksi damai berakhir, massa LMP Kabupaten Karo membubarkan diri dengan tertib. Namun demikian, mereka menegaskan akan terus mengawal proses hukum kasus tersebut hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kasus yang telah berjalan hampir satu tahun ini kembali memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas penanganan perkara dan komitmen penegakan hukum dalam memberikan kepastian serta rasa keadilan bagi para pihak yang melapor.(Mrk/Jpg)
Sejumlah wisatawan dan penggemar olah raga kano asal Inggris didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Pakpak Bharat Maringan Bancin.
Sport 43 menit lalu
Wabup Samosir Bersama Dirjen Hortikultura Kementan Tanam Bawang Putih, Dorong Samosir Jadi Sentra Swasembada Pangan.
Bisnis satu jam lalu
Polres Karo Ungkap Peredaran Sabu di Kedai Tuak, Seorang Pria Diamankan.
Kriminal 2 jam lalu
Wali Kota Wesly Servis Bola Perdana, Tandai Pembukaan Kompetisi QRIS Padel Championship Tahun 2026
Sport 3 jam lalu
Meriahkan HUT RI ke81, Kodim 0201/Medan Gelar Lomba 17 Agustus.
Medan 4 jam lalu
Tim gabungan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan moge ilegal.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Bupati Humbang Hasundutan mengukuhkan Paskibraka kabupaten Tahun 2026.
Sumut 6 jam lalu
Paskibra Kecamatan Jorlang Hataran Dikukuhkan, Gladi Upacara HUT RI ke81 Berlangsung Khidmat.
Sumut 7 jam lalu
Bayi di NTT Lahir Saat Gempa, Diberi Nama Agustin Gempita Aurora.
Viral 7 jam lalu
Resmi Diumumkan, Berikut Susunan Lengkap Pejabat Utama dan 17 Kapolsek Baru Polres Simalungun.
Sumut 8 jam lalu