Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mendadak Dicopot
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Parapat - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan jumlah geosite di kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark bertambah dari 16 menjadi 40 pada tahun ini.
Penambahan geosite dinilai penting untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus mendukung pengelolaan geopark yang berkelanjutan setelah Toba Caldera kembali meraih status Green Card UNESCO.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, mengatakan penambahan geosite menjadi salah satu pekerjaan rumah yang tengah dikejar Pemerintah Provinsi Sumut bersama pemerintah kabupaten/kota.
Baca Juga:
"Tahun ini targetnya 40 geosite. Ajuannya tetap dari kabupaten/kota. Setelah itu kami melakukan verifikasi ke lokasi dan meminta surat dari pemerintah daerah sebelum ditetapkan," ujar Yuda, di sela-sela acara Welcome Dinner The 7th Geotourism Festival and International Conference (Geofest) 2026, di Parapat, Rabu (1/7/2026), di Parapat.
Ia menjelaskan, sebelumnya Toba Caldera baru memiliki 16 geosite. Ke depan, jumlah tersebut akan terus ditambah agar potensi geologi, budaya, dan hayati di kawasan Danau Toba semakin dikenal wisatawan.
Baca Juga:
Selain penambahan geosite, Yuda mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berkolaborasi menjaga keberlanjutan Green Card.
"Pak Gubernur menyampaikan jangan hanya melihat dari sisi pariwisatanya saja, tetapi juga dari sisi ekonomi, pembangunan berkelanjutan, dan perlindungan kawasan. Semua OPD diminta memiliki program untuk mendukung keberlanjutan Green Card," katanya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Sumut melalui sektor pariwisata mengalokasikan anggaran hampir Rp5 miliar pada tahun 2026.
"Kalau pariwisata, kita menganggarkan kurang lebih hampir Rp5 miliar tahun ini. Selain festival, anggaran itu juga digunakan untuk pelatihan, kajian, dan kegiatan lainnya," ungkapnya.
Tak hanya itu, Yuda mengungkapkan Pemprov Sumut juga tengah mempersiapkan Kawasan Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan untuk diusulkan sebagai Warisan Dunia (World Heritage) UNESCO.
"Saat ini masih tahap awal. Mudah-mudahan situs bersejarah ini nantinya bisa berhasil memperoleh predikat World Heritage UNESCO," tutupnya. (win)
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 8 menit lalu
Kejutan Forkopimcam mewarnai Perayaan HUT Bhayangkara ke80 di Polsek Simpang Empat
Sumut 19 menit lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rangkaian Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Medan 60 menit lalu
Modus &lsquoKawin Pesanan&rsquo ke Tiongkok Terbongkar, Mafirion Buru Sindikat Internasional.
Politik satu jam lalu
Business Summit IndonesiaKorea Selatan Disiapkan, Danau Toba Jadi Pintu Masuk Kerja Sama.
Sumut satu jam lalu
Polres Dairi mengaku siap mewujudkan Polri yang semakin humanis dan profesional untuk melayani masyarakat.
Sumut 2 jam lalu
2 Pria Disebut Maling Dilakban Jadi Teletubbies, Ternyata Konten Kreator Lagi Challenge.
Peristiwa 2 jam lalu
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan jumlah geosite di kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark bertambah dari 16 menjadi 40.
Sumut 2 jam lalu
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Pengedar Sabu, Tiga Pelaku sebagai penjual Diamankan.
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebanyak 98 wali kota peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEK
Medan 4 jam lalu