Jumat, 03 Juli 2026

Business Summit Indonesia-Korea Selatan Disiapkan, Danau Toba Jadi Pintu Masuk Kerja Sama

Faliruddin Lubis - Jumat, 03 Juli 2026 00:12 WIB
Business Summit Indonesia-Korea Selatan Disiapkan, Danau Toba Jadi Pintu Masuk Kerja Sama
Wiwin
Parlindungan Purba, Konsul Kehormatan Republik Korea Selatan untuk Sumatera Utara.

POSMETRO MEDAN, Parapat - Konsul Kehormatan Republik Korea Selatan untuk Sumatera Utara, Parlindungan Purba, berencana menggelar Business Summit Korea-Indonesia sebagai upaya memperkuat kerja sama antara pelaku usaha kedua negara.

Sektor pariwisata, khususnya Danau Toba, akan menjadi salah satu pintu masuk untuk mendorong kolaborasi tersebut.

Parlindungan mengatakan, pihaknya akan mengundang pelaku usaha dari Korea Selatan maupun Sumatera Utara untuk membahas peluang kerja sama di berbagai sektor.

Baca Juga:

"Kita akan membuat Business Summit Korea-Indonesia. Dalam waktu dekat kita akan mengajak para pengusaha memikirkan langkah-langkah untuk mengundang pengusaha dari Korea agar bertemu dengan pengusaha di Sumatera Utara," ujarnya, di sela-sela acara Welcome Dinner The 7th Geotourism Festival and International Conference (Geofest) 2026 di Hotel Khas Parapat, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, sektor pariwisata menjadi bidang yang paling siap dikembangkan karena didukung infrastruktur. Ditambah tingginya minat masyarakat Korea Selatan berkunjung ke Indonesia.

Baca Juga:

"Yang paling cepat tentu sektor pariwisata karena infrastrukturnya sudah ada. Setelah itu kita dorong kerja sama di bidang lainnya," katanya.

Ia menjelaskan, sebagai Konsul Kehormatan Republik Korea Selatan untuk Sumatera Utara, ia bertugas membantu warga dan investor Korea Selatan di Sumatera Utara. Hal tersebut sekaligus memperkuat hubungan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan.

Untuk mendukung upaya tersebut, Parlindungan mengaku telah berkomunikasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, serta Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA).

Dalam waktu dekat, sekitar 50 hingga 60 pelajar beserta dosen dari Korea Selatan juga dijadwalkan mengunjungi Kota Medan dan Danau Toba sebagai bagian dari program pertukaran pendidikan dan promosi pariwisata.

Menurut Parlindungan, tingginya okupansi penerbangan dari Medan menuju Korea Selatan menjadi salah satu indikator besarnya peluang pengembangan hubungan kedua wilayah.

"Dari Medan ke Korea memang masih transit, tetapi penerbangannya penuh. Itu menunjukkan potensinya besar," pungkasnya. (win)

Tags
beritaTerkait
Resmikan Tugu Kota Tangguh dan Tanam 120 Pohon, 98 Walikota Tinggalkan Jejak Di Kota Medan
Indonesia Miliki 12 UNESCO Global Geopark, Terbanyak Ketiga di Dunia
Geofest 2026 Jadi Momentum Perkuat Green Card dan Promosi Global Toba Caldera
Guru MAN 1 Deli Serdang Raih Runner-Up Duta Guru Bank Indonesia Sumatera Utara 2026
Menag RI Tekankan PTKIN Sebagai Pusat Keunggulan Akademik dan Dakwah
Rektor UINSU Terima Penghargaan Dari Menteri Agama
komentar
beritaTerbaru