BEM SI Tegaskan Independensi, Soroti Dugaan Diskriminasi dalam Kasus Amsal Sitepu
POSMETRO MEDAN Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) angkat bicara terkait pihak yang mengatasnamakan aliansi gerakan maha
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Binjai — Dua kelompok warga di Kelurahan Bandar Sinembah, Kecamatan Binjai Barat, nyaris terlibat bentrok akibat persoalan limbah dan saluran parit yang tersumbat. Insiden ini diduga dipicu oleh limbah dari pabrik tahu milik Sofyan yang berada di Jalan Sawo.
Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihaji, turun langsung ke lokasi pada Jumat (27/6/2025) sore untuk menengahi situasi.
Setibanya di lokasi, Hasanul Jihaji—yang akrab disapa Jiji—langsung meninjau pabrik tahu tersebut bersama Camat Binjai Barat, Oscar Afandi Ginting, dan Kabid DLH Binjai, Ahmad Yani. Jiji juga berbincang dengan pemilik pabrik, Sofyan, untuk mengetahui kondisi sebenarnya.
Baca Juga:
Setelah inspeksi, Jiji mengumpulkan perwakilan dari kedua kelompok warga yang berasal dari Lingkungan I dan Lingkungan II, yang sebelumnya nyaris bentrok akibat luapan air dari parit yang tersumbat.
"Alhamdulillah, persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik. Kita sebagai warga Binjai harus tetap kompak. Pemerintah tidak ingin menutup rezeki warga, tapi juga harus menjaga kenyamanan bersama," ujar Jiji.
Baca Juga:
Selain melakukan mediasi, tim dari DLH juga mengambil sampel air limbah dari pabrik tahu untuk diperiksa lebih lanjut.
Sementara itu, kerabat pemilik pabrik mengatakan bahwa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sudah mulai digunakan sejak awal Mei 2025. "Sebelumnya memang limbah sempat dibuang ke sungai, tapi sekarang sudah ada IPAL," ujarnya.
Kepala BPBD Binjai, Rudi Iskandar Baros, menjelaskan bahwa pabrik tahu tersebut sudah beroperasi sejak dua tahun lalu. Ia juga membenarkan bahwa warga dari Lingkungan I sempat menutup aliran parit sebagai bentuk protes. "Parit tersebut merupakan fasilitas umum, dan kami sudah membukanya kembali," terang Rudi.
Di tempat terpisah, Camat Binjai Barat Oscar Afandi Ginting mengatakan bahwa pada Kamis (26/6/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, telah dilakukan mediasi antara kedua lingkungan. "Sudah ada kesepakatan bersama," ujar Oscar.
Kabid DLH Ahmad Yani juga menjelaskan bahwa sebagian besar pelaku usaha, termasuk pabrik tahu tersebut, telah mengurus izin usaha melalui sistem online OSS. "Hampir semua sudah memiliki izin," jelasnya. (Oji)
POSMETRO MEDAN Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) angkat bicara terkait pihak yang mengatasnamakan aliansi gerakan maha
Medan 3 jam lalu
Salah sebelumnya mengumumkan akan hengkang dari Anfield pada akhir musim ini setelah mencapai kesepakatan dengan klub. Keputusan itu mengak
Sport 6 jam lalu
Ruben Xaus mengatakan peta persaingan di MotoGP 2026 akan lebih ketat ketimbang musim sebelumnya. Hal itu pun akan menjadi tantangan buat Ma
Sport 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN) bersama organisasi Prabu Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di kantor BPJS Ke
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, membangun kesadaran ma
Inter-Nasional 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasio
Inter-Nasional 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Humbahas Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan,
Inter-Nasional 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Memperingati Hari Wafat Yesus Kristus, Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat menyampaikan penghormatan dan refleks
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka memastikan keamanan dan kekhusyukan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung, Pers
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narko
Kriminal 12 jam lalu