Jumat, 10 Juli 2026

Wesly Silalahi dan Tokoh Agama Terima Kunjungan Tim Peneliti SETARA Institute

P. Silalahi - Jumat, 10 Juli 2026 14:00 WIB
Wesly Silalahi dan Tokoh Agama Terima Kunjungan Tim Peneliti SETARA Institute
Facebook @pemko pematangsiantar
Wesly Silalahi dan tokoh agama saat menerima kunjungan tim peneliti SETARA Institute.

POSMETRO MEDAN- Wesly Silalahi, Wali Kota Pematangsiantar bersama sejumlah tokoh agama menerima kunjungan tim peneliti dari SETARA Institute.

Diketahui SETARA Institute merupakan lembaga riset dan advokasi kebijakan yang bertujuan mewujudkan masyarakat setara, plural, dan bermartabat dalam tata sosial politik demokratis.

Pertemuan berlangsung di rumah dinas Wali Kota Pematangsiantar, Jalan MH Sitorus Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat, Kamis (09/07/2026) siang.

Baca Juga:

Wesly Silalahi dalam sambutannyadalam sebuah postingan anonim facebook @Pemko Pematangsiantar yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 10 Juli 2026 mengatakan Pemko Pematangsiantar memandang Indeks Kota Toleran (IKT) bukan semata-mata sebuah penilaian atau pemeringkatan.

Baca Juga:

Tetapi, katanya, menjadi instrumen evaluasi yang penting untuk mengukur sejauh mana kebijakan, tata Kelola pemerintahan, serta kehidupan sosial masyarakat mampu menciptakan ruang yang inklusif dan bebas dari diskriminasi.

Oleh karena itu, katanya lagi, Pemko Pematangsiantar menyambut baik kunjungan dan penelitian yang dilakukan oleh SETARA Institute.

"Kami berharap hasil penelitian dapat memberikan masukan, rekomendasi, dan perspektif yang konstruktif bagi Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam memperkuat kebijakan, program, dan strategi pembangunan yang berorientasi pada penguatan toleransi, kerukunan, dan perlindungan hak-hak seluruh masyarakat," kata Wesly Silalahi.

Dalam penilaian IKT Tahun 2025, tambahnya pula, Kota Pematangsiantar berada pada peringkat empat secara nasional.

Sebelumnya tahun 2024 berada di peringkat lima.

"Tentu ini membuktikan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam pengembangan dan Pembangunan toleransi di Kota Pematangsiantar," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis menerangkan, FKUB di Pematangsiantar sangat berwarna dan lengkap.

"Setelah menjadi Ketua FKUB, maka saya pernah satu kamar hotel dengan pendeta," katanya.

Menurut Ali, di Kota Pematangsiantar tidak ada konflik agama. Kerukunan antar umat beragama di Kota Pematangsiantar sangat luar biasa.

Peneliti SETARA Institute, Sayyidatul Insiyah didampingi Okki Kawasa mengatakan, pihaknya sengaja datang ke Kota Pematangsiantar dan secara khusus ingin beraudiensi dengan Wali Kota Wesly Silalahi.

"Ingin ingin melihat dampak research kami sejauh mana di Kota Pemaangsiantar, termasuk dalam pembangunan ekonomi," terangnya.

Sayyidatul berharap bisa diskusi lebih mendalam tentang dampak IKT.

"Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah menerima kami," sebutnya.***.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Wesly Silalahi: Bantuan Rehabilitasi Sosial Dasar, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Wesly Silalahi: Siantar Kaya Keberagaman Seni, Budaya, Kuliner, Maupun Kreativitas
Pemko Pematangsiantar Lepas Kontingen Pramuka Ikuti Jambore Daerah Sumut di Sibolangit
Wali Kota Wesly Sampaikan Pendidikan Rohani yang Kuat Jadi Investasi Terbaik
RSUD dr. Djasamen Saragih Buka Kembali Layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan
Diikuti Bupati Humbahas, Menko AHY Buka Sinode Besar GPI di Pematangsiantar
komentar
beritaTerbaru