Ledakan Dahsyat di Rumah Mewah Polonia Medan, Berikut Data Korban dan Kerusakan Sementara
Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan, Satu Rumah Hancur Total dan Beberapa Kendaraan Rusak Parah.
Peristiwa 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN Asahan - Perjalanan menuju pemerintahan daerah bersih dimulai dari konsistensi langkah kecil. Atas dasar itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) memonitor sekaligus mendampingi Kabupaten Asahan selaku calon Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi dan Desa Ledong Barat sebagai calon Desa Antikorupsi.
Monitoring ketiga selama dua hari, pada 14-15 Juli 2026 di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan indikator Kabupaten Ber-Aksi (Berani Berantas Korupsi) dan Desa Antikorupsi berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) 1 Direktorat Permas KPK, Firlana Ismayadin, saat membuka kegiatan menegaskan monitoring kali ini difokuskan pada aspek implementasi program, bukan lagi pada penyusunan regulasi.
Baca Juga:
"Monitoring ketiga ini fokus utamanya pada pembuktian implementasi, penguatan dokumentasi, publikasi, monitoring, hingga pelaporan," ujar Firlana ketika membuka kegiatan.
Diketahui Kabupaten Asahan menjadi salah satu daerah calon kabupaten Ber-Aksi tahun 2026, usai melalui tahapan observasi dan bimbingan teknis panjang oleh KPK. Dengan ini, KPK sekaligus membuka forum bagi pemerintah daerah guna menelaah pemenuhan indikator, penyampaian catatan perbaikan, serta ruang klarifikasi maupun konsultasi.
Baca Juga:
Berdasarkan hasil monitoring ketiga ini, Kabupaten Asahan memperoleh skor sementara sebesar 58,3. Meski meningkat dibandingkan dengan tahapan sebelumnya, KPK mendorong pemerintah daerah memperkuat berbagai indikator yang masih perlu disempurnakan.
Lebih lanjut, menurut Firlana, Kabupaten Asahan masih berpeluang meningkatkan capaian indikator dengan mengoptimalkan dokumentasi dan publikasi program, serta melibatkan masyarakat melalui pendekatan kearifan lokal.
Menanggapi itu, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menegaskan komitmen pihaknya guna menindaklanjuti seluruh catatan serta rekomendasi KPK.
"Sejak kami ditetapkan sebagai calon, kami terus melakukan berbagai upaya pembenahan. Kami berkomitmen melanjutkan penguatan integritas sebagai langkah mewujudkannya," tegas Taufik.
Ia juga menyatakan Pemkab Asahan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, meningkatkan kualitas dokumentasi, serta mendigitalisasi tata kelola pemerintahan agar mampu memenuhi capaian penilaian tersebut.
Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan, Satu Rumah Hancur Total dan Beberapa Kendaraan Rusak Parah.
Peristiwa 11 menit lalu
1 Korban Rumah Mewah Meledak di Medan Ditemukan Tewas di Reruntuhan.
Peristiwa 36 menit lalu
Horas Hamuna! Bhayangkari Polda Sumut Ramaikan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 di JICC.
Inter-Nasional 50 menit lalu
Hotman Paris Hutapea resmi dilaporkan ke polisi, dugaan melecehkan profesi wartawan
Inter-Nasional satu jam lalu
Hotman Paris Hutapea Lo Punya Otak Gak Sih... berujung meminta maaf.
Inter-Nasional satu jam lalu
Selebrasi gelar juara Piala Dunia 2026 milik Timnas Spanyol ternoda keributan setelah laga final melawan Argentina.
Sport 4 jam lalu
Wacana Piala Dunia 64 Tim Kembali Menguat, Presiden FIFA Gianni Infantino Dihadapkan pada Gelombang Penolakan.
Sport 4 jam lalu
Jelang HUT RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Oknum Polisi yang merampok toko emas, menurut saksi sempat terdengar suara Letusan tembakan senjata.
Peristiwa 5 jam lalu
Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan diduga melakukan kecurangan yang memanipulasi sistem absensi.
Sumut 6 jam lalu