Satu Korban Sudah Ditemukan, Kemungkinan Istri Pemilik Rumah
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Calvijn turun langsung ke lokasi bersama Damkarmat dan Basarnas terkait ledakan yang menghancurkan sebuah r
Peristiwa 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Pemerhati sosial Sumatera Utara, M. Arif Tanjung, mengapresiasi langkah tegas Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution yang membentuk tim terpadu untuk menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan Pemprov Sumut dalam menegakkan hukum sekaligus melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Arif Tanjung mengatakan, operasi penertiban yang dilakukan tim terpadu tidak hanya menyasar aktivitas PETI di Kecamatan Kotanopan, tetapi juga berlanjut ke kawasan Sungai Batang Gadis, tepatnya di sekitar Muara Mais, yang masih ditemukan aktivitas pertambangan ilegal.
Baca Juga:
"Kami mengapresiasi komitmen Gubernur Bobby Nasution yang langsung membentuk tim khusus untuk menertibkan pertambangan ilegal di Madina. Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat," ujar Arif Tanjung kepada wartawan di Medan, Minggu (19/7/2026).
Ia menilai, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menunjukkan keseriusan dalam memberantas aktivitas PETI yang selama ini menjadi perhatian masyarakat karena dampaknya terhadap lingkungan maupun keselamatan warga.
Baca Juga:
Dalam operasi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut, Dedi Jamiansyah Putra, bersama tim terpadu turun langsung ke lokasi untuk melakukan penindakan.
Tim menghancurkan sarana dan peralatan yang digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal, menyita barang bukti, serta memproses pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Arif, tindakan tersebut merupakan bukti nyata komitmen Pemprov Sumut dalam menjalankan Program Cepat Hasil Terbaik (PCHT) yang menjadi prioritas Gubernur Bobby Nasution.
"Seluruh aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat harus ditindak secara konsisten sesuai peraturan perundang-undangan," tegasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, aktivitas PETI di kawasan Sungai Batang Gadis telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup serius. Pengerukan di sepanjang bantaran sungai mengakibatkan perubahan bentang alam, kerusakan ekosistem, serta pengikisan tanah yang telah mendekati badan Jalan Lintas Sumatera.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Calvijn turun langsung ke lokasi bersama Damkarmat dan Basarnas terkait ledakan yang menghancurkan sebuah r
Peristiwa 13 menit lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Polsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu melakukan patroli Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di kediaman salah seorang
Peristiwa 28 menit lalu
Koordinasi Verifikasi, Validasi Dan Optimalisasi Opsen PKB Perkuat Sinergi Antar Instansi Kecamatan Medan Petisah.
Medan 32 menit lalu
Polsek Bandar Pulau membongkar sebuah bangunan yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika
Sumut 54 menit lalu
Satuan Reserse Kriminal Polres Sibolga mengamankan seorang penjual minuman keras (miras) ilegal (tanpa izin).
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDANForum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumut mendukung langkah Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melaporkan
Medan 2 jam lalu
Tim Cobra Satreskrim Polres Karo membekuk 2 terduga pembobol kedai, uang tunai Rp8 juta dan rokok digondol.
Kriminal 2 jam lalu
Polresta Deli Serdang mengumumkan hasil penyelidikan terkait dugaan penembakan rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo.
Peristiwa 2 jam lalu
2 Bulan Hilang Usai Kenal di TikTok, Pria yang Larikan Remaja Sergai Ditangkap di Medan
Peristiwa 2 jam lalu
Unit Reskrim Polsek Girsang Sipangan Bolan Tindak Tegas Pelaku Premanisme Pungli di Kawasan Pantai Bebas Parapat
Sumut 3 jam lalu