PSG Kembali Raja Piala Super Eropa
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Asahan- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil memanfaatkan sisa makanan menjadi pakan alternatif untuk ternak bebek. Inovasi mahasiswa UGM tersebut dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka di Kecamatan Aek Songsongan, Asahan.
"Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswa KKN UGM. Sisa makanan yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini merupakan inovasi yang sederhana, tetapi memiliki nilai manfaat yang besar apabila dikembangkan secara berkelanjutan," ujar Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP ketika melakukan peninjauan langsung kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa UGM di Kecamatan Aek Songsongan, Sabtu (08/08/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rianto SH, MAP tidak hanya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa UGM yang telah melaksanakan KKN - PPM UGM Tahun 2026 di Asahan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga:
Selain itu juga menyampaikan apresiasi kepada PT Inalum yang telah memfasilitasi dan mendukung kehadiran KKN UGM di Asahan.
Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut dia juga menyampaikan apresiasi atas inovasi dan ilmu yang telah diterapkan mahasiswa KKN UGM selama berada di Kecamatan Aek Songsongan.
Baca Juga:
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dengan masyarakat dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus memiliki potensi ekonomi. Lewat pemanfaatan sisa makanan berhasil menciptakan pakan altertatif untuk ternak bebek.
Dimana sisa makanan dari lingkungan pesantren yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah, dikelola dan dimanfaatkan sebagai bahan dalam budidaya maggot. Maggot yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pakan alternatif bagi ternak bebek.
Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat membantu menyediakan pakan sekaligus mengurangi limbah makanan di lingkungan pesantren.
"Ilmu dan inovasi yang dibawa adik adik mahasiswa dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Sehingga kehadiran KKN UGM tidak hanya meninggalkan program, tetapi juga meninggalkan pengetahuan dan manfaat yang dapat terus dikembangkan," katanya.
Sementara, salah seorang mahasiswa KKN UGM Muhammad Ghazalah Anwar, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa memberikan solusi sederhana dan berkelanjutan terhadap persoalan limbah makanan sekaligus mendukung sektor peternakan Masyarakat.
Melalui pengelolaan tersebut, sisa makanan tidak hanya menjadi limbah, tetapi dapat diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi. Konsep itu juga diharapkannya dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.(Rel).
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport 2 jam lalu
KKB Tantang Pemerintah Perang, Ultimatum Yang Selenggarakan Upacara HUT RI di Papua Bakal Dihabisi!
Peristiwa 3 jam lalu
Partai Golkar membuka peluang perubahan sistem Pilkada dengan hanya memilih kepala daerah, tanpa wakil kepala daerah dalam satu paket.
Politik 4 jam lalu
Seorang pria yang mengenakan pakaian wanita lengkap dengan hijab saat berada di salah satu warung kopi (warkop) di Kecamatan Jaya Baru.
Peristiwa 5 jam lalu
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 6 jam lalu
Pengedar Sabu di Pandan Diringkus Sat Resnarkoba Polres Tapteng
Kriminal 7 jam lalu
Sekda Kota Sibolga Hadiri Flag Off Fun Walk Pekan QRIS Nasional 2026.
Sumut 8 jam lalu
Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Peristiwa 8 jam lalu
Tongkat Komando Berganti, TNIPolri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Siantar Martoba.
Sumut 9 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar Rapat Pelaksanaan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah Kota M
Medan 12 jam lalu