Sabtu, 15 Agustus 2026

Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham

P. Silalahi - Sabtu, 15 Agustus 2026 19:00 WIB
Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham
Facebook @dinas kominfo karo
Bupati Karo bersama Forkopimda yang melihat dari dekat kondisi pasien dugaan keracunan makanan MBG di RS Efarina Etaham.

POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Karo bergerak cepat dan sigap dalam menangani kejadian dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah peserta didik di wilayah Karo.

Bupati Karo bersama Wakil Bupati Karo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi pada Jumat (14/08/2026).

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karo, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan penanganan medis seluruh korban berjalan secara optimal dan maksimal.

Baca Juga:

Dalam peninjauannya, Bupati Karo --seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Dinas kominfo karo yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 15 Agustus 2026-- menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam serta menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para siswa adalah prioritas utama pemerintah daerah. Seluruh pembiayaan dan penanganan medis dipastikan tertangani dengan baik oleh pihak fasilitas kesehatan.

"Kami hadir untuk memastikan seluruh anak-anak kita mendapatkan perawatan medis yang terbaik dan intensif. Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forkopimda dan tim medis terus berkoordinasi 24 jam untuk memantau perkembangan kesehatan para korban," tegas Bupati Karo di sela-sela peninjauan.

Baca Juga:

Rekapitulasi Penanganan Medis Korban SPPG Karo Berastagi Sempajaya

Berdasarkan data rekapitulasi penanganan medis sementara dari Tim Satgas / Dinas Kesehatan Kabupaten Karo per 14 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, tercatat data perkembangan pasien sebagai berikut:

RS Efarina Etaham

Jumlah Pasien 101

Rawat Inap 61

Dipulangkan 39

Rujukan 1 (RS Haji)

RSU Kabanjahe

Jumlah Pasien 35

Rawat Inap 2

Dipulangkan 32

Rujukan 1 (RS Bina Kasih Medan )

RS Amanda Raya Berastagi

Jumlah Pasien 212

Rawat Inap 46

Dipulangkan 166

Rujukan -

RS Mina Kabanjahe

Jumlah Pasien 5

Rawat Inap -

Dipulangkan 5

Rujukan -

RS Yoreskitha

Jumlah Pasien 1

Rawat Inap 1

Dipulangkan -

Rujukan -

TOTAL PASIEN 354 Orang

Rawat Inap 110

Dipulangkan 242

Rujukan 2

Ringkasan Data:

Total peserta didik terdampak: 354 orang

Total pasien rawat inap: 110 orang

Total pasien dipulangkan (kondisi membaik): 242 orang

Total pasien rujukan: 2 orang, yaitu:

RS Bina Kasih Medan: a.n. Inka Kristi Br Ginting (Indikasi/Riwayat Epilepsi)

RS Haji Medan: a.n. Krismas Dayanti Br Sihite (Sakit perut dan mual)

Pemerintah Kabupaten Karo bersama pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan saat ini juga tengah mengawal proses investigasi laboratorium terhadap sampel makanan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya gangguan kesehatan massal ini.

Pemkab Karo mengimbau kepada masyarakat dan para orang tua siswa untuk tetap tenang serta mempercayakan proses penanganan dan investigasi sepenuhnya kepada pihak berwenang. Informasi perkembangan kondisi pasien akan terus diperbarui secara berkala secara transparan.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Wakil Bupati Karo di Yayasan Perguruan Bersama Berastagi: Kalian Tidak Sendirian...
Bupati Karo Tegaskan Pemerintah Hadir Pastikan Keselamatan dan Pemulihan Siswa SMAN 1 Berastagi
Polres Karo Kawal Pawai Anak Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Digerebek Tengah Malam, Polres Karo Temukan Ganja Hampir 108 Gram di Rumah Buruh Bangunan
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Distop Sementara
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
komentar
beritaTerbaru