Jelang Ramadhan, Kapolrestabes Medan Gandeng Tokoh Agama Jaga Kondusivitas Kota
POSMETRO MEDANKapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menggelar pertemuan silaturahmi dengan sejumlah t
Berita satu menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengambil langkah progresif di bidang pendidikan. GubernurSumatera Utara mengumumkan bahwa mulai tahun 2025 ini, seluruh sekolah negeri tingkat SMA, SMK, dan SLB di wilayah Sumut akan digratiskan secara bertahap.
Kebijakan ini disambut antusias oleh masyarakat di berbagai daerah. Warga menyatakan rasa syukur dan harapan agar program ini benar-benar terealisasi sesuai janji.
"Anak saya kelas 10 di SMK. Selama ini kami harus kerja keras demi bayar uang sekolah. Kalau ini benar-benar gratis, kami sangat terbantu," ungkap Boru Simanjuntak, warga Namorambe.
Baca Juga:
Hal senada disampaikan Sahrul, warga Kota Medan. Ia menyebut kebijakan ini sangat membantu keluarga berpenghasilan menengah ke bawah.
"Kami orang kecil. Kadang harus pilih, bayar sekolah atau kebutuhan lain. Dengan program ini, beban kami jadi lebih ringan," katanya.
Baca Juga:
Di Kota Binjai, seorang ibu rumah tangga bernama Rini mengaku terharu ketika mendengar kabar ini. "Ini kabar gembira buat kami. Semoga tidak hanya wacana, tapi benar-benar dirasakan di lapangan," ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat di Tapanuli Tengah, H. M. Lubis, menyebut langkah ini sebagai bukti perhatian pemerintah terhadap masa depan anak-anak di daerah.
"Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kalau ini dijalankan konsisten, Sumut akan punya generasi unggul," katanya.
Sekadar diketahui, GubernurSumatera Utara, Bobby Nasution mengumumkan bahwa mulai saat ini, seluruh sekolah negeri tingkat SMA, SMK, dan SLB di wilayah Sumut akan digratiskan secara bertahap.
Kebijakan ini diawali dari wilayah Kepulauan Nias dan ditargetkan rampung secara menyeluruh di seluruh provinsi pada pertengahan tahun 2026.
"Tidak boleh ada lagi anak-anak Sumatera Utara yang terhalang untuk belajar dan berkembang hanya karena biaya," tegas Gubernur kepada awak media, Selasa (8/7/2025).
Menurutnya, kebijakan ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan arahan Presiden RI, yang dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan sebagai kunci masa depan bangsa.
"Presiden sudah memberi arah yang jelas. Kita di daerah tidak perlu banyak berteori, cukup jalankan programnya dengan sungguh-sungguh," ujar Gubernur.
Program sekolah gratis ini mencakup pembebasan seluruh biaya operasional pendidikan di satuan pendidikan negeri tingkat menengah atas dan luar biasa (SLB).
Pemerintah Provinsi Sumut telah mengalokasikan anggaran khusus dalam APBD untuk mendanai operasional sekolah, termasuk subsidi untuk kegiatan belajar-mengajar, administrasi, dan penyediaan fasilitas penunjang.
Kepulauan Nias dipilih sebagai wilayah pertama penerapan program karena secara geografis dan ekonomi tergolong kawasan dengan tantangan besar dalam akses pendidikan. Gubernur menekankan bahwa pemerataan harus dimulai dari daerah-daerah pinggiran agar keadilan sosial benar-benar dirasakan masyarakat.
Dinas Pendidikan Sumatera Utara menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun peta jalan (roadmap) implementasi program ini, termasuk pembentukan tim monitoring dan evaluasi guna memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Gubernur mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, bukan beban bagi orang tua.
"Pendidikan gratis ini bukan janji kampanye. Ini adalah komitmen. Tugas kita adalah memastikan semua anak di Sumut bisa sekolah, bisa bermimpi, dan bisa menggapai masa depan," pungkasnya. (Rez)
POSMETRO MEDANKapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menggelar pertemuan silaturahmi dengan sejumlah t
Berita satu menit lalu
POSMETRO MEDAN Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) ke53 sekaligus menyambut datangnya bul
Berita satu jam lalu
Izin Operasional IAIDU dan Madrasah PMDU Kisaran Diduga Bermasalah dan Tumpang Tindih.
Sumut 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi mengajak seluruh umat Islam menjadikan Ra
Sumut 3 jam lalu
NegaraNegara di Dunia yang Menjalankan Puasa Ramadan.
Inter-Nasional 3 jam lalu
POSMETROMEDAN,Medan Ramadan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Ritmenya berubah, waktu terasa lebih padat, emosi lebih sensitif, d
Lifestyle 3 jam lalu
Kapolres Pakpak Bharat Pimpin Peringatan Upacara Hari Kesadaran Nasional Dan Sematkan Tanda Kehormatan Pengabdian Kepada Personel.
Sumut 3 jam lalu
POSMETROMEDAN,Medan Setelah seharian menahan lapar dan haus, momen berbuka sering kali terasa seperti balas dendam. Kamu mungkin ingin l
Lifestyle 3 jam lalu
POSMETROMEDAN, Jakarta Masih ingat dengan Ayushita. Ya dia salah satu personil Bukan Bintang Biasa (BBB) bersama Rafi Ahmad, Laudya Cintyh
Lifestyle 4 jam lalu
Hasil Playoff Liga Champions Real Madrid dan PSG Menang.
Sport 4 jam lalu