Senin, 07 September 2026

14 Pengunjung Positif Narkoba, Tutup Kito Cafe Tanjungbalai!

Faliruddin Lubis - Senin, 07 September 2026 22:32 WIB
14 Pengunjung Positif Narkoba, Tutup Kito Cafe Tanjungbalai!
IST
Razia BNN Kota Tanjungbalai di Kito Cafe, Jalan Sudirman KM 7, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar.

POSMETRO MEDAN,Tanjungbalai— Temuan 14 pengunjung positif narkoba dalam raziaBNN Kota Tanjungbalai di Kito Cafe, Jalan Sudirman KM 7, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, seharusnya menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kota Tanjungbalai.

Bukan tanpa alasan. Dari 45 pengunjung yang menjalani pemeriksaan urine dalam razia gabungan, sebanyak 14 orang dinyatakan positif mengandung methamphetamine (meth) dan amphetamine (amp).

Artinya, hampir sepertiga pengunjung yang diperiksa menunjukkan hasil positif dalam pemeriksaan urine. Kondisi ini sontak memunculkan pertanyaan besar mengenai pengawasan terhadap aktivitas tempat hiburan malam tersebut.

Baca Juga:

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Tanjungbalai Selatan mendesak Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi keberadaan dan izin operasional Kito Cafe.

Sekretaris PP Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Rahmad Hidayat, meminta pemerintah tidak menganggap enteng temuan tersebut.

Baca Juga:

"Kami mendesak Wali Kota Tanjungbalai untuk mengambil langkah tegas dengan menutup permanen Kito Cafe demi melindungi generasi muda dan menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat," tegas Rahmad, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, temuan tersebut harus menjadi momentum bagi Pemko Tanjungbalai untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tempat-tempat hiburan malam.

Sebab, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan razia. Pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab memastikan setiap tempat usaha mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

"Jangan sampai menunggu ada korban atau persoalan yang lebih besar baru pemerintah mengambil tindakan. Temuan ini harus menjadi perhatian serius," ujarnya.

Dalam razia tersebut, petugas memang tidak menemukan barang bukti narkotika secara fisik. Namun, hasil pemeriksaan urine terhadap 45 pengunjung menunjukkan 14 orang positif.

Temuan itu setidaknya memperlihatkan adanya persoalan yang patut ditindaklanjuti oleh instansi berwenang. PP meminta Pemko tidak berhenti pada pemeriksaan administratif semata.

Pemerintah dinilai perlu memastikan apakah terdapat pelanggaran terhadap ketentuan perizinan, jam operasional, maupun aturan lain yang mengatur kegiatan tempat hiburan.

Jika kemudian ditemukan pelanggaran, PP meminta pemerintah tidak ragu memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami mengapresiasi BNN yang sudah turun melakukan razia. Sekarang bola ada di pemerintah. Apa tindakan pemerintah setelah adanya temuan ini?" kata Rahmad.

PP mendesak Wali Kota Tanjungbalai untuk menutup permanen Kito Cafe. Pasalnya, di tengah kampanye pemberantasan narkoba dan upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda, temuan 14 pengunjung positif narkoba di sebuah tempat hiburan tentu tidak bisa dipandang sebelah mata.

Publik pun menunggu apakah Wali Kota Mahyaruddin Salim akan merespons desakan tersebut dengan evaluasi dan tindakan konkret atau justru persoalan ini kembali berhenti sebagai catatan hasil razia.

Yang jelas, temuan tersebut telah membuka pertanyaan serius mengenai pengawasan tempat hiburan malam di Kota Tanjungbalai. Jangan sampai setelah razia selesai, persoalannya ikut selesai.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemko Tanjungbalai maupun pihak pengelola Kito Cafe belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan penutupan permanen tersebut.(eko)

Tags
beritaTerkait
Kena Lapor, Pengedar Sabu di Rusunawa Diciduk Saat Naik Kereta
Diduga Tabrak Lari di Jalinsum Asahan, Siswa MAN Tanjungbalai Tewas
Gawat! Kepala Lingkungan di Medan Diduga Jadi Kurir, Polisi Sita 600 Butir Ekstasi
3 Pengedar Narkoba Binjai Tak Berkutik Kena Petik
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Razia Gabungan PKB Tahun 2026
Sarang Narkoba di Gang Nasional Digerebek, 1 Pengedar Terciduk Barak Dihancurkan
komentar
beritaTerbaru