Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Zonk
Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Tanpa Hasil.
Sumut 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Lubukpakam -- Gubernur Sumut, Bobby Nasution turun tangan memediasi konflik yang terjadi antara Pemkab Deli Serdang dengan Al Washliyah setelah adanya peristiwa menyegelan sekolah di Desa Petumbuhan Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (16/7/2025).
Rapat mediasi digelar di aula kantor Desa Petumbukan. Dalam rapat ini Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan hadir melalui zoom sedangkan di lokasi hadir langsung Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.
Sementara dari pihak Al Washliyah hadir langsung Ketua PW Al Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara didampingi sejumlah pengurus Cabang.
Baca Juga:
Saat itu juga tampak Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana dan Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, Agustiawan Saragih yang datang bersama Misnan Al Jawi.
Rapat mediasi ini berlangsung sekitar 1 jam. Rapat berjalan dengan tertib tanpa ada ketegangan.
Baca Juga:
Bobby banyak memberikan bimbingan dan arahan dan serta bisa diterima semua pihak. Ada 5 poin penting yang dihasilkan dalam rapat mediasi ini.
Pertama, proses hibah bangunan gedung SMPN 2 Galang ke pihak Al Washliyah tetap berlanjut dari Pemkab Deli Serdang sesuai dengan peraturan yang berlaku dan akan diselesaikan selamat lambatnya 2 tahun.
Kedua, untuk penggunaan sekolah SMPN 2 Galang diatas lahan milik Al Washliyah akan dikelola dan dioperasionalkan secara bersama sama oleh kedua belah pihak.
Ketiga, soal jam operasional belajar tetap dilaksanakan pada hari yang sama oleh kedua belah pihak dengan supervisi Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.
Keempat, mengenai pembiayaan akan dibiayai masing-masing pihak.
Untuk yang kelima Pemprov Sumut akan bantu pembiayaan untuk pembangunan gedung SMPN 2 Galang di lahan yang baru.
Sebelum kesepakatan didapat, terlebih dahulu Pemkab Deli Serdang memberikan penjelasan terkait pokok masalah dan hukum yang sempat terjadi.
Saat itu Inspektur Deli Serdang, Edwin Nasution dan Kadis Pendidikan Deli Serdang, Yudi Hilmawan mengatakan apa yang saat ini dilakukan Pemkab sudah sesuai dengan ketentuan yang ada.
Selain itu juga sempat dijelaskan soal kondisi yang dialami siswa siswi SMP Negeri 2 Galang yang saat ini mereka masih di tempatkan di SMP Negeri 1 yang jaraknya juga jauh.
"Tahun ini jumlah siswa di SMP Negeri 2 juga sudah jauh berkurang karena kondisi ini. Mereka banyak kehilangan bagaimana proses belajar mengajar. Mereka tidak pernah ikuti upacara dan juga tidak pernah ikuti kegiatan ekstrakulikuler," kata Yudi Hilmawan.
Mendengar apa yang disampaikan kubu Pemkab ini, Bobby pun langsung memberikan masukan.
Daripada gedung tidak ada yang memanfaatkan lebih baik digunakan bersamaan. Hal ini lantaran ruang belajar juga bisa dipakai untuk bersama-sama.
"Untuk operasionalnya masing masing kita kasih batas tapi tidak batas permanen hanya batas tanaman tingggi. Ada 18 ruangan dibagi 2. Untuk gedung baru akan kami support dari pemerintah provinsi tapi lahan dari Pemkab," ucap Bobby.
Notulen kesepakatan yang didapat setelah rapat mediasi dibuat secara tertulis dan ditandatangani masing-masing pihak dengan materai.
Pada momen ini Dedi Iskandar Batubara dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo pun sempat berpelukan.
Dengan adanya kesepakatan ini, para siswa SMPN 2 Galang dapat kembali belajar tanpa hambatan, sekaligus mengakhiri kekhawatiran orang tua dan masyarakat yang sempat muncul akibat konflik pengelolaan lahan dan gedung.
(Rez)
Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Tanpa Hasil.
Sumut 39 menit lalu
Letkol Agus Rangkuti menduduki jabatan sebagai Dandim 0207/Simalungun yang baru.
Profil 7 jam lalu
Home Industry Vape Narkoba Libatkan WNA Beroperasi di Kos Mewah di Kota Medan.
Medan 7 jam lalu
Kapolres Asahan Buka Kejurnas Grasstrack Putaran II.
Sport 7 jam lalu
Sindikat Ganjal ATM Kuras Uang Lansia Rp 200 Juta di Medan Beraksi 14 TKP.
Kriminal 8 jam lalu
Operasi Selama 244 Hari, Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Ratusan Miliar
Medan 8 jam lalu
Anggota DPRD Rommy Van Boy Desak Pemko Medan Bongkar Properti Hermes yang Kuasai Trotoar.
Medan 9 jam lalu
Pemprov Sumut dan Kemenhub Bahas Langkah Strategis, BRT Mebidang Ditargetkan Rampung 2027.
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Polrestabes Medan melansir hasil capaian Operasi Antik 2026 yang digelar selama 21 hari berturutturut. Hasilnya, korps Korp
Medan 11 jam lalu
BPK Temukan Potensi Kerugian Rp1,33 Triliun di BTN Dalam Pengelolaan KPR.
Inter-Nasional 11 jam lalu