Gara-gara Diremehkan dan Dicaci, Staf Bawaslu Tewas Digorok Kekasih
Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di kediaman korban di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua.
Kriminal 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Binjai- Menindaklanjuti pengaduan masyarakat dan aksi demonstrasi Gerakan Masyarakat (GM) Grib Binjai terkait keberadaan usaha ternak babi yang dinilai meresahkan di Kelurahan Bakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, DPRD Binjai menggelar rapat bersama sejumlah pihak terkait pada Kamis (31/7/2025) sore.
Sebelumnya, DPRD Binjai telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi peternakan sebelum menggelar rapat yang dihadiri Ketua DPRD Binjai Hj. K. Gusuartini Surbakti, Wakil Ketua I H. Juli Sawitma Nasution, sejumlah anggota dewan, serta perwakilan dari Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian, Bagian Hukum Pemko Binjai, Camat Binjai Selatan, dan Lurah Bakti Karya.
Adapun rapat dalam rangka membahas kesepakatan antara pihak DPRD dengan pihak Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Bagian Hukum, Camat Binjai Selatan dan Lurah Bakti Karya Binjai Selatan, agar tercapai persetujuan atau kekompakan membuat surat rekomendasi penutupan ternak babi yang di demo masyarakat tersebut .
Baca Juga:
Rapat sendiri dihadiri dan dipimpin oleh Ketua DPRD Binjai Hj K Gusuartini Surbakti dan Wakil Ketua I DPRD H Juli Sawitma Nasution dan sejumlah DPRD Binjai .
"Rapat ini dalam rangka merespon pemgaduan masyarakat atas nama Dejon Badawi tentang ternak babi di Selatan. Kami DPRD Binjai sudah berembuk dan jangan sampai ada yang sakit hati, karena kami tidak ada bela si A atau si B ," kata Sawitma Nasution .
Baca Juga:
"Setelah kita tinjau sangatlah meresahkan, yang kami lihat tadi kayaknya ternak sudah terlalu banyak. DPRD Binjai hanya selaku pengawas maka sore ini kami panggil dinas terkait yakni perizjinan, DLH, Pertanian, Hukum serta Camat dan Lurah. Namun kita perlu minta masukan dari anggota dewan," ujar Sawitma Nasution.
"Tapi kami dengar ada izin OSS-nya maka rapat ini adalah untuk meminta tinjau ulang izinnya ," terangnya.
Perwakilan Dinas Perijinan Eko Prasetio selaku Kabid Perijinan Binjai menjelaskan, bahwa izjin peternakan babi itu kategori miliki risiko rendah. "Ada 21 Nomor Induk Berusaha (NIB) ternak babi di Bakti Karya karena masyarakat bisa saja mendaftar,"terang Eko Praseti.
Sontak saja anggota DPRD Binjai Ramlan mempertanyakan kapan NIB itu ada. "Saat ada masalah baru terbit, seharusnya di survei dulu ini malah difasilitasi,"ujar Ramlan.
"Tiba-tiba muncul 18 NIB ternak babi pada hal sebelum masalah cuma ada 3 NIB di sana," tanya Ramlan.
Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di kediaman korban di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua.
Kriminal 8 menit lalu
Soal Aksi Pengeroyokan di Pasar Sukaramai, Kapolsek Medan Area Janji Segera Ringkus Para Pelaku
Peristiwa 29 menit lalu
Ditanya Perkembangan Kasus Pembangunan Gedung Balai Merah Putih, Kajari Siantar dan Kasi Pidsus Bungkam
Sumut 38 menit lalu
Tabrak Mobil Ertiga, Pengendara NMax di Asahan Tewas
Peristiwa satu jam lalu
Wanita Diduga Alami Gangguan Kejiwaan Viral Tampil Tanpa Busana di Acara Dangdutan Batang
Viral 2 jam lalu
DPRD Sumut Resmi Bentuk Tiga Pansus Strategis, Perkuat Pengawasan LKPJ, PAD, dan Aset.
Medan 2 jam lalu
Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait dugaan korupsi berupa markup anggaran proyek video profil desa di Karo.
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafiz Rambe, S.STP., M.AP, menghadiri kegiatan diskusi kelompok tematik pembang
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar kegiatan Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan acara Halal Bi
Medan 3 jam lalu
Lapas Muara Bungo dan Imigrasi Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi 39 Masyarakat di Kelurahan Pasir Putih.
Inter-Nasional 11 jam lalu