"Kalau dikelola maksimal, 33.000 sumur rakyat ini bisa sangat membantu mengurangi impor minyak kita," ujar Bobby. "Pemerintah Provinsi Sumut siap mendukung dan mempercepat implementasinya," katanya.
Senada dengan itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan optimisme bahwa Langkat, sebagai daerah yang memiliki potensi besar, siap mengambil peran strategis dalam mendukung program nasional ini.
Baca Juga:
"Langkat memiliki banyak sumur rakyat. Kami akan segera berkoordinasi dengan Gubernur selaku pihak yang menunjuk pengelola wilayah kerja. Selanjutnya, K3S akan mengajukan proposal ke Kementerian ESDM. Kami optimis langkah ini berjalan baik dan membawa manfaat besar," tegas Bupati Syah Afandin.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pusat, implementasi Permen ESDM 14/2025 diharapkan menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kemandirian energi nasional dan menyejahterakan masyarakat sekitar wilayah migas.(TRG)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar