Viral! Cewek Diduga Alami Gangguan Kejiwaan Joget Hanya Pakai Bra dan Celdam di Acara Dangdutan
Wanita Diduga Alami Gangguan Kejiwaan Viral Tampil Tanpa Busana di Acara Dangdutan Batang
Viral 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengusut kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara (Sumut). Kini, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan Letnan dipanggil sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPPN Padangsidimpuan.
"Terkait suap proyek pembangunan jalan di wilayah Sumatera Utara," kata Budi kepada wartawan, Rabu (13/8/2025).
Baca Juga:
Selain Letnan, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap 17 saksi lainnya. Saksi-saksi yang diperiksa terdiri dari mantan Wali Kota hingga pegawai Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan.
Berikut daftar saksi lainnya yang turut diperiksa:
Baca Juga:
- Mantan Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution
- Komisaris PT Dalihan Natolu Grup (DNG), Taufik Hidayat Lubis
- Bendahara PT Dalihan Natolu Grup, Mariam
- Pegawai PT Dalihan Natolu Grup, Anggi Harahap
- Direktur PT Taufik Prima Duta Putra, Rinaldi Lubis Alias Aldi
- Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemko Padangsidimpuan, Siti Humairo Hasibuan
- Bendahara Dinas PUTR Kota Padangsidimpuan, Muhammad Harris (Acong)
- Staf di Bidang Bina Marga, Sandi
- Karyawan PT DNG, Leman
- PNS, Zulkifli Lubis alias Mamak Utom
- PNS, Addi Mawardi Harahap
- Kabid/PPK di Dinas PUPR Padang Lawas Utara, Ikhsan Harahap
- Plt Kepala PUTR Padang Lawas Utara, Hendrik Gunawan Harahap
- Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Padang Lawas Utara, Asnawi Harahap
- Kadis PUPR Padang Lawas Utara 2021-2024, Ramlan
- Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tapanuli Selatan, Fachri Ananda Harahap
- Kabid Bina Marga II Dinas PUPR Tapsel, Oskar Hendra Daulay.
KPK belu menjelaskan apa saja yang hendak ditelusuri dari para saksi. Pengusutan kasus dugaan korupsi proyek jalan Sumut ini dimulai saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Juni lalu.
Dari hasil OTT tersebut, KPK menetapkan lima orang tersangka sebagai berikut:
- Topan Ginting (TOP), Kadis PUPR Provinsi Sumut
- Rasuli Efendi Siregar (RES), Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut
- Heliyanto (HEL), PPK Satker PJN Wilayah I Sumut
- M Akhirun Pilang (KIR), Dirut PT DNG
- M Rayhan Dulasmi Pilang (RAY), Direktur PT RN.
KPK menduga Topan mengatur perusahaan swasta pemenang lelang untuk memperoleh keuntungan ekonomi. Topan mendapat janji fee Rp 8 miliar dari pihak swasta yang dimenangkan dalam proyek jalan senilai Rp 231,8 miliar itu.
(wan/detik)
Wanita Diduga Alami Gangguan Kejiwaan Viral Tampil Tanpa Busana di Acara Dangdutan Batang
Viral 13 menit lalu
DPRD Sumut Resmi Bentuk Tiga Pansus Strategis, Perkuat Pengawasan LKPJ, PAD, dan Aset.
Medan 36 menit lalu
Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait dugaan korupsi berupa markup anggaran proyek video profil desa di Karo.
Sumut 53 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafiz Rambe, S.STP., M.AP, menghadiri kegiatan diskusi kelompok tematik pembang
Medan satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar kegiatan Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan acara Halal Bi
Medan satu jam lalu
Lapas Muara Bungo dan Imigrasi Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi 39 Masyarakat di Kelurahan Pasir Putih.
Inter-Nasional 10 jam lalu
Apel Gabungan Kecamatan Medan Selayang, Camat Medan Selayang Tekankan Peningkatan Kinerja Dan Pelayanan Terhadap Masyarakat.
Medan 10 jam lalu
Pererat Silaturahmi, Satukan Tokoh Medan, Rico Waas Dan Zakiyuddin Harahap Hadiri Halal Bihalal Di Rumah Afif Abdillah.
Medan 10 jam lalu
Pelarian Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara Berakhir, Polda Sumut Amankan Tersangka Dugaan Penggelapan Dana Jemaat Rp 28 Miliar.
Peristiwa 10 jam lalu
Mistar Dua Kali Selamatkan Gawang Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner Up FIFA Series 2026 Usai Takluk 01.
Sport 10 jam lalu