Wabup Labuhanbatu H Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya
Wabup Labuhanbatu H. Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya.
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan— Ketua OKK DPC Grib Jaya Kota Medan, Dudi Efni Pasaribu, mengecam keras kasus kekerasan terhadap seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di Kabupaten Padanglawas (Palas), Sumatera Utara.
Dudi menuntut keadilan bagi korban berinisial R yang disiksa oleh tiga orang pelaku. Ia menegaskan, kekerasan terhadap anak dapat berdampak buruk pada mental, fisik, dan perkembangan sosial korban.
"Keadilan harus ditegakkan. Kekerasan terhadap anak bisa merusak mental, fisik, dan sosialnya. Anak bisa menjadi minder dan malu," ujar Dudi, Kamis (14/8/2025).
Baca Juga:
Pernyataan ini disampaikan menyusul penetapan tersangka terhadap LN dan dua anaknya, AN dan MN. Ketiganya kini ditahan di Polres Palas setelah terbukti melakukan penganiayaan terhadap R.
Menurut keterangan kepolisian yang dikutip Dudi, ketiga pelaku diamankan Tim Opsnal Polres Palas dari kediamannya di Desa Sibuhuan Jae, Barumun.
Baca Juga:
Kasus bermula saat korban dituduh mencuri jajanan di warung milik LN. Karena tidak terima, pelaku mengikat tangan dan kaki korban. Tak hanya itu, R juga disundut rokok sebanyak lima kali di beberapa bagian tubuhnya.
Dudi mengaku prihatin usai mendengar kronologi kejadian dari keluarga korban.
"Anak perempuan umur 10 tahun diikat, disundut api rokok, bahkan diminta ganti rugi. Ini sudah sangat tidak manusiawi. Saya minta tidak ada perdamaian, dan KPIA harus turun tangan," tegasnya.
Ayah korban, DH, melaporkan kasus ini ke Polres Palas pada 27 Juni 2025. Awalnya hanya LN yang dilaporkan, namun polisi kemudian menetapkan AN dan MN sebagai tersangka setelah penyelidikan.
Kasi Humas Polres Palas, Bripka Ginda K. Pohan, menyatakan penyidikan masih berjalan.
"Masih terus kita kembangkan. Jika ada bukti baru, tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah," jelasnya.
Sebelumnya, Polres Palas sempat memfasilitasi mediasi yang dihadiri kepala desa, tokoh masyarakat, BPD, tokoh adat, dan organisasi pemuda Naposo Bulung.
Kuasa hukum korban, Sutan Harahap, mengatakan mediasi gagal karena pihak pelaku hanya sanggup membayar Rp7 juta untuk damai, sementara keluarga korban meminta kompensasi Rp40 juta untuk pemulihan fisik dan psikis anak.
Kepala Desa Sibuhuan Jae, Mirhan AT Hasibuan, membenarkan adanya rekaman CCTV yang memperlihatkan korban mengambil jajanan. Namun ia menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku.
Mirhan menyebut dirinya sempat mengirim pemuda untuk melepaskan ikatan korban, tetapi ditolak oleh LN yang meminta Damhuri menandatangani perjanjian damai Rp15 juta terlebih dahulu. Korban baru dilepas sekitar pukul 08.00 WIB.
R tinggal bersama ayahnya, Damhuri, yang sehari-hari mencari kayu bakar di hutan, membuatnya jarang berada di rumah. Ibunya telah menikah lagi dan tinggal di Kecamatan Hutaraja Tinggi. Kondisi ini membuat keluarga korban dinilai rentan dan memerlukan perhatian khusus.(dam)
Wabup Labuhanbatu H. Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya.
Sumut 5 jam lalu
Dugaan Korupsi Dana Hibah, MD KAHMI Labuhanbatu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan.
Sumut 5 jam lalu
MBG Basi dan Bau Dihentikan, Orang Tua Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Apresiasi Ketegasan Kepala Sekolah.
Medan 5 jam lalu
Kecelakaan di Tol Tebing Tinggi&ndashIndrapura, 1 Orang Luka Berat dan 2 Luka Ringan
Peristiwa 6 jam lalu
POSMETRO MEDANPolrestabes Medan sukses menggelar ajang Lomba Orasi Damai 2026 Kapolrestabes Medan Cup yang berlangsung di halaman Mapolrest
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDANKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumut kembali membuktikan eksistensinya. Tak hanya vokal di jalanan, KS
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat turut berpartisipasi dalam Rapat Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, SHAT PTSL,
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Cikeas Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bukan hany
Inter-Nasional 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Mataram Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daera
Inter-Nasional 11 jam lalu
POSMETRO, MEDAN, Jakarta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH)
Inter-Nasional 12 jam lalu