Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur
Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur.
Medan 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Di tanah berhawa sejuk Simalungun, Sumatera Utara, jejak kerajaan kuno masih hidup dalam cerita rakyat, legenda, dan tarombo (silsilah).
Salah satu nama yang terus melekat dalam ingatan kolektif masyarakat adalah Damanik, marga tertua yang diyakini sebagai pondasi berdirinya kerajaan-kerajaan di Simalungun.
Dalam bahasa Simalungun, "Damanik" bermakna *Simada Manik* atau pemilik manik. Kata "Manik" merujuk pada semangat, kharisma, dan keagungan. Sejarawan M. Muhar Omtatok mencatat, marga Damanik telah ada jauh sebelum agama-agama besar masuk ke Nusantara, berakar sejak kepercayaan lokal menguasai Sumatera.
Baca Juga:
Sejarah lisan menyebutkan, Damanik berasal dari seorang Parbapaan atau sosok dituakan yang ahli pengobatan dan kerap disebut Datu.
Tokoh ini dikenal mengenakan jubah bertabur manik-manik saat memimpin upacara kepercayaan. Dari dialah lahir nama Damanik, singkatan dari Datu par Manik-manik.
Baca Juga:
Legenda yang populer ditulis Jahutar Damanik dalam buku Jalannya Hukum Adat Simalungun (1974) mengisahkan tokoh Parmata Manunggal, keturunan raja yang lahir dengan satu mata bercahaya di keningnya.
Sosok ini diyakini sebagai titisan Tuhan, pembawa tuah, sekaligus sumber keajaiban. Ia kemudian menjadi panglima Kerajaan Nagur—kerajaan besar di pesisir timur Sumatera abad ke-13—yang armadanya pernah berhadapan dengan pasukan Kerajaan Singosari pimpinan Indrawarman dari Jambi.
Namun, seperti banyak tokoh epik Nusantara, Parmata Manunggal akhirnya "hilang" di medan perang Bukit Kuba (kini Perdagangan, Simalungun). Rakyat percaya ia menjelma menjadi keramat (sinumbah) dan muncul kembali dengan berbagai gelar, antara lain Raja Manualang, Datu Parmata Tunggal, hingga Datu Partiga-tiga.
Kerajaan Nagur sendiri diyakini berdiri sejak abad ke-5 hingga 13 M. Setelah melemah, kekuasaan Nagur pecah menjadi kerajaan-kerajaan kecil di Simalungun, termasuk Kerajaan Siattar di Pematangsiantar, Kerajaan Jumorlang, hingga Kerajaan Raya.
Salah satu raja penting adalah Raja Namartuah Damanik, penguasa Kerajaan Siattar. Dari garis keturunannya, marga Damanik menyebar luas, menjadi penguasa lokal sekaligus penopang adat.
Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur.
Medan 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Jaya Kota Medan menerima bantuan logistik berupa beras dar
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair 2026 dengan melibatkan 30 perusahaan, sebagai up
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Sandra D
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Warga Dusun XVIII Persil, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyambut penuh s
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Aliansi Masyarakat dan Kontraktor Kabupaten Langkat bersama Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi N
Peristiwa 16 jam lalu
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 17 jam lalu