Polres Humbang Hasundutan Gelar Acara Pelepasan Purna Bakti Wakapolres Manson Nainggolan
Polres Humbang Hasundutan menggelar acara pelepasan purna bakti Wakapolres.
Sumut 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Di tanah berhawa sejuk Simalungun, Sumatera Utara, jejak kerajaan kuno masih hidup dalam cerita rakyat, legenda, dan tarombo (silsilah).
Salah satu nama yang terus melekat dalam ingatan kolektif masyarakat adalah Damanik, marga tertua yang diyakini sebagai pondasi berdirinya kerajaan-kerajaan di Simalungun.
Dalam bahasa Simalungun, "Damanik" bermakna *Simada Manik* atau pemilik manik. Kata "Manik" merujuk pada semangat, kharisma, dan keagungan. Sejarawan M. Muhar Omtatok mencatat, marga Damanik telah ada jauh sebelum agama-agama besar masuk ke Nusantara, berakar sejak kepercayaan lokal menguasai Sumatera.
Baca Juga:
Sejarah lisan menyebutkan, Damanik berasal dari seorang Parbapaan atau sosok dituakan yang ahli pengobatan dan kerap disebut Datu.
Tokoh ini dikenal mengenakan jubah bertabur manik-manik saat memimpin upacara kepercayaan. Dari dialah lahir nama Damanik, singkatan dari Datu par Manik-manik.
Baca Juga:
Legenda yang populer ditulis Jahutar Damanik dalam buku Jalannya Hukum Adat Simalungun (1974) mengisahkan tokoh Parmata Manunggal, keturunan raja yang lahir dengan satu mata bercahaya di keningnya.
Sosok ini diyakini sebagai titisan Tuhan, pembawa tuah, sekaligus sumber keajaiban. Ia kemudian menjadi panglima Kerajaan Nagur—kerajaan besar di pesisir timur Sumatera abad ke-13—yang armadanya pernah berhadapan dengan pasukan Kerajaan Singosari pimpinan Indrawarman dari Jambi.
Namun, seperti banyak tokoh epik Nusantara, Parmata Manunggal akhirnya "hilang" di medan perang Bukit Kuba (kini Perdagangan, Simalungun). Rakyat percaya ia menjelma menjadi keramat (sinumbah) dan muncul kembali dengan berbagai gelar, antara lain Raja Manualang, Datu Parmata Tunggal, hingga Datu Partiga-tiga.
Kerajaan Nagur sendiri diyakini berdiri sejak abad ke-5 hingga 13 M. Setelah melemah, kekuasaan Nagur pecah menjadi kerajaan-kerajaan kecil di Simalungun, termasuk Kerajaan Siattar di Pematangsiantar, Kerajaan Jumorlang, hingga Kerajaan Raya.
Salah satu raja penting adalah Raja Namartuah Damanik, penguasa Kerajaan Siattar. Dari garis keturunannya, marga Damanik menyebar luas, menjadi penguasa lokal sekaligus penopang adat.
Jejak sejarah Damanik dapat ditelusuri di Pematang Raya, Sipolha, Marihat, hingga Sidamanik. Nama Pematangsiantar diyakini berasal dari perkemahan Datu Parmata Manunggal di "Pulo Holang" (Siattar).
Jejaknya juga abadi dalam nama alam: Gunung Simanuk-manuk, tempat munculnya ayam laga sakti, serta Danau Toba yang dikaitkan dengan pengembaraannya.
Sejarah Damanik bukan sekadar kisah asal-usul, melainkan identitas kolektif Simalungun. Dari legenda sakral hingga peran politik, Damanik menegaskan dirinya sebagai tulang punggung peradaban.
"Damanik adalah darah pertama yang mengalir di tubuh Simalungun," ujar seorang tokoh adat di Raya.
Kini, di tengah perkebunan teh dan sawit yang terus menggerus bentang alam, sejarah Damanik hadir sebagai cermin. Bahwa sejak dahulu, orang Simalungun diajarkan menjaga alam, adat, dan kebersamaan. Bahwa raja-raja bukan hanya penguasa, melainkan penjaga harmoni.
Seperti Parmata Manunggal yang mengembara demi melawan bala, generasi kini ditantang untuk menjaga warisan budaya agar tidak tercerabut. Sebab, sejarah Damanik adalah sejarah Simalungun itu sendiri—berlapis mitos, berbalut hikmah, namun tetap menjadi dasar pijakan identitas. (Erni)
Polres Humbang Hasundutan menggelar acara pelepasan purna bakti Wakapolres.
Sumut 3 menit lalu
Polse Sianar Barat Cek Dugaan Curanmor di Jalan Simbolon Tindaklanjuti Laporan CC 110.
Sumut satu jam lalu
Istana Pastikan Presiden Prabowo Lantik Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Siang Ini.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Rico Waas Pimpin Upacara, Jajaran Pemko Medan Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDANPelantikan pengurus Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Sumatera Utara, yang dilaksanakan dalam acara Ap
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara (MPW PP Sumut) mengawali rangkaian Apel Kehormatan dan Malam Renung
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Setelah selesai pembahasan yang alot akhirnya Pemerintah Kota Binjai bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD
Sumut 3 jam lalu
25 Tahun Posmetro Medan, Dari &ldquoBayi Ajaib&rdquo hingga Bertahan di Era Digital.
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Kelas IA Khusus, Mardison, SH, melantik dua Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial (
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Kabupaten Deli Serdang meraih Terbaik II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat nasional Tahun 2026 katego
Sumut 20 jam lalu