Selama masa pengungsian di Polres Dairi, Wakil Bupati Dairi sempat berkunjung untuk memastikan kondisi warganya. Melihat jumlah pengungsi yang semakin banyak, ia menyarankan pemindahan ke GOR Sidikalang agar lebih nyaman dan tertampung dengan baik.
"Kami kemudian pindah ke GOR ini karena di Polres kan cukup sempit lah. Kurang nyaman. Makanya kami pindah kemari," tutur Parasian.
Baca Juga:
Sementara itu, aktivitas Kantor Kepala Desa Parbuluan VI sempat dihentikan sementara menyusul adanya intimidasi terhadap sejumlah aparat desa. Administrasi desa pun dialihkan sementara ke Kantor Camat, dengan koordinasi antara Pemerintah Kecamatan dan Kepolisian.
Kini, setelah situasi dinyatakan aman dan kondusif berkat langkah-langkah yang ditempuh Polres Dairi bersama jajaran Polsek Parbuluan, Parasian berencana kembali ke desa bersama keluarganya.
Baca Juga:
"Sehingga per hari Senin kemarin, segala administrasi desa dilakukan di Kantor Camat. Itu sudah disetujui oleh pihak camat dan Kepolisian setempat."
Parasian pun menyampaikan apresiasi kepada Polres Dairi atas upaya perlindungan dan penegakan hukum yang telah dilakukan.
"Tentu saya mengucapkan terimakasih kepada Polres Dairi, dan kami rencananya akan pulang ke desa kami hari ini," tutupnya.(siti haj/lam)
Tags
beritaTerkait
komentar