Warnet di Medan Tuntungan Diduga Jadi Lokasi Judi Online, Lima Orang Ditangkap
Posmetro Medan, Medan Polsek Medan Tuntungan menggerebek sebuah lokasi yang diduga dijadikan tempat aktivitas judi online berkedok warung
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN -Semua pihak dimohon untuk tenang dan tidak berlarut-larut dalam penyelesaian kasus yang berlangsung di Polres Dairi, Sumatera Utara. Sebab, reaksi yang reaktif akan memperburuk keadaan, bahkan berpotensi merugikan semua pihak.
"Sikap menahan diri, tenang dan bijaksana serta tidak mudah mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Sikap reaktif karena berpotensi memperburuk keadaan," kata Dr Dedi Sahputra, MA dosen Fisipol Universitas Medan Area Medan, Sabtu (15/11).
Menurutnya, tindakan reaktif yang emosional tidak akan menyelesaikan masalah. Sebab, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat sangat penting dalam menyelesaikan masalah ini. "Dialog perlu dilakukan secara terbuka, agar persoalan yang ada dapat diselesaikan dengan cara yang lebih baik," ujarnya.
Baca Juga:
Hari mengajak semua pihak untuk berpikir terbuka dan dengan kepentingan bersama serta menghindari tindakan anarki. "Anarki bukanlah solusi atas suatu masalah. Karena sebagai negara hukum, kita memiliki instrumen hukum yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah hukum," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa hukum pada hakikatnya diciptakan untuk menciptakan ketertiban dalam masyarakat dan menjamin kesetaraan serta keamanan bagi semua. Dalam kerangka filosofi seperti ini, semua pihak harus menghormati hukum. "Apa yang bisa kita lakukan jika tidak ada supremasi hukum di masyarakat yang ditegakkan dan ditegakkan? Maka masyarakat seperti ini akan hancur oleh ketidakteraturan dan kekerasan yang nyata," ujarnya.
Baca Juga:
Ia menambahkan bahwa menyampaikan aspirasi di tempat umum juga diatur dalam hukum Indonesia dengan cara yang tidak melanggar hukum. "Hukum kehidupan saya bukanlah situasi instan, tetapi yang terbaik dalam kerangka kehidupan berbangsa dan bernegara."
Sebelumnya, sekelompok orang pernah melawan Mapolres dengan batu dan botol, hingga ia mabuk. Massa menuntut agar PT Gruti dibebaskan dari pihak ketiga.
Akibat tindakan para petugas tersebut, sejumlah orang menderita luka ringan hingga berat. Kasi Humas Polres Diary, IPDA Rinkon Manik, mengatakan setidaknya 10 orang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
"Sekitar 10 orang mengalami luka-luka akibat aksi massa yang terjadi di Mapolres Dairi. Dua di antaranya mengalami luka di bagian kepala dan telinga dan harus dirawat di RSUD Sidikalang," kata Rinkon.
Kapolres Dairi, termasuk di antara mereka yang dirawat karena luka-luka tersebut. "Tidak ada luka serius," tambahnya.(lam)
Posmetro Medan, Medan Polsek Medan Tuntungan menggerebek sebuah lokasi yang diduga dijadikan tempat aktivitas judi online berkedok warung
Kriminal 2 jam lalu
Dugaan korupsi bernilai miliaran rupiah mencuat di tubuh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara.
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Viral di media sosial sebuah spanduk berisi curahan hati korban dugaan pencurian yang dipasang di sebuah rumah di Ja
Viral 2 jam lalu
POSMETRO MEDANMEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution secara resmi membuka kontes burung berkicau dalam rangk
Medan 2 jam lalu
Penampilan Terkini Mantan Kapolda Anton Bachrul Alam Yang Sudah Hijrah.
Profil 3 jam lalu
Heboh Konten &ldquoPrank Handuk Lepas&rdquo, Durasi 1 Menit Viral di X, Warganet Berlomba Kejar Link.
Viral 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDANKepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Medan H Tengku Chairuniza S.Sos, MAP dan Ketua Ketua Komite Olahraga Nasio
Sport 4 jam lalu
Menjadi Kapolda Sumatera Utara bukanlah penugasan biasa. Di pundak seorang Kapoldasu, bertumpu tanggung jawab menjaga salah satu provinsi
Profil 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labusel Pagi itu, Jalan Baru Lingkungan Kampung Banjar 2, Kelurahan Kotapinang tampak lebih hidup dari biasanya. Riuh re
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, LABUSEL Komitmen tanpa kompromi Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali menunjukkan komitmen dalam pemberantasan pe
Kriminal 6 jam lalu