Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Humbahas – Pemerintah Desa (Pemdes) Tukka Dolok melalui Kepala Desa (Kades) melayangkan surat klarifikasi kepada Rosalina Siregar, tutor PAUD Gembira yang belum menerima insentif selama enam bulan.
Pemanggilan dilakukan di Kantor Desa Tukka Dolok, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Rabu (19/11/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Rosalina mengaku mendapat banyak pertanyaan dari Kades dan Camat Pakkat terkait alasannya memberikan kuasa kepada media dan LSM atas persoalan insentif yang belum dibayarkan.
Baca Juga:
"Saya ditanyai kenapa melapor ke LSM dan pers. Saya hanya menuntut hak. Masak selama enam bulan tutor PAUD Gembira tidak dibayar, padahal sudah dianggarkan di APBDes," ungkapnya dengan nada kesal.
Rosalina menjelaskan bahwa sebelumnya tidak pernah terjadi kendala dalam pembayaran insentif. Namun, sejak Januari hingga Juni 2025, insentif tersebut tidak juga direalisasikan. Ia juga menuturkan bahwa setiap kali mempertanyakan haknya, ia kerap menerima alasan dari penyelenggara PAUD, yang merupakan istri Kades, bahwa PAUD Gembira dianggap sebagai PAUD swasta sehingga tidak dapat dibayarkan menggunakan Dana Desa.
Baca Juga:
Pantauan Posmetro Medan di Kantor Desa Tukka Dolok tampak Rosalina dikelilingi oleh sejumlah perangkat desa tanpa kehadiran seorang pun dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Meski datang bersama anak bungsunya yang masih balita, Rosalina tetap berupaya memperjuangkan haknya.
"Saya sudah menyampaikan masalah ini kepada salah seorang anggota DPRD di kabupaten, tapi Kades mengatakan sudah dibayar. Kenyataannya sampai sekarang hak saya belum diterima," ujar Rosalina.
Sementara itu, Camat Pakkat dan Kades Tukka Dolok kompak menyampaikan bahwa insentif tutor PAUD Gembira tidak dapat dicairkan meski telah tercantum dalam papan informasi Dana Desa.
Kades Sumartono Pardosi menyebut anggaran tersebut telah diubah dalam Perubahan APBDes pada Oktober 2025 sesuai peraturan bupati sebelumnya.
"PAUD Gembira harus menjadi PAUD desa dulu baru bisa diberi insentif dari Dana Desa," ujarnya. Ia menambahkan bahwa dana yang sudah dianggarkan akan disilpakan dan dikembalikan ke kas daerah.
Salah seorang anggota BPD Tukka Dolok menilai tutor tanpa melibatkan BPD merupakan bentuk pelanggaran prosedur. "Kami sama sekali tidak tahu soal surat klarifikasi terhadap warga desa. Seharusnya BPD dilibatkan dalam penyelesaian masalah di desa," ujarnya sambil meminta identitasnya dirahasiakan.
Ia juga menyoroti minimnya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa selama masa jabatan Kades Sumartono.
DPD DAMI Sumut Soroti Dugaan Intimidasi
Ketua DPD Dharma Advokasi Masyarakat Indonesia (DAMI) Sumatera Utara, Riant W. Marbun, menyayangkan tindakan Kades Tukka Dolok yang mempertanyakan alasan Rosalina memberi kuasa kepada media. Ia menilai, selama proses klarifikasi, Rosalina mendapat tekanan dari Camat Pakkat, termasuk adanya larangan menggunakan ponsel.
Riant juga menegaskan bahwa perubahan APBDes yang mendadak dan berdampak pada hilangnya hak tutor merupakan bentuk ketidakadilan yang harus segera dievaluasi.
Ia menyayangkan BPD tidak dilibatkan dalam proses klarifikasi maupun pembahasan anggaran. "Kejadian ini menunjukkan lemahnya transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa," ujarnya.
Ia berharap Pemkab Humbahas segera turun tangan menyelesaikan polemik ini dan memastikan mekanisme pengelolaan anggaran di desa dilakukan secara transparan, akuntabel, serta tidak merugikan pihak yang telah mengabdikan diri.
Sekadar diketahui, Tutor adalah pendidik yang memberikan pengajaran dan bimbingan belajar secara individual atau kelompok kecil untuk membantu siswa menguasai materi pelajaran tertentu. (TER)
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa satu jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 2 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 16 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 19 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 20 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 21 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 21 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 23 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 23 jam lalu