IPDA Bolon Situngkir Sikat Tuntas Pelaku Penggelapan yang Kabur ke Banten, Lintasi Tiga Provinsi
IPDA Bolon Situngkir menangkap pelaku penggelapan yang sempat kabur ke provinsi Banten
Peristiwa 32 detik lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang — Sorotan publik terhadap kinerja Kepala Desa Tembung serta kenaikan signifikan harta kekayaannya terus bergulir dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Isu ini mencuat setelah salah satu warga net dengan akun Mas Bambang menyampaikan keluhan melalui kolom komentar media sosial, yang kemudian memantik reaksi luas dari masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, angkat bicara saat dimintai tanggapannya melalui pesan WhatsApp pada Kamis (1/1/2026). Ia menegaskan bahwa secara prinsip negara tidak melarang warganya untuk menjadi kaya ataupun memiliki banyak harta.
"Negara tidak melarang warganya untuk kaya dan memiliki harta," ujar Lom Lom Suwondo singkat.
Meski demikian, pernyataan tersebut justru memicu diskusi lanjutan di tengah masyarakat Desa Tembung. Pasalnya, sorotan publik tidak semata tertuju pada bertambahnya harta sang kepala desa, melainkan juga pada kinerja pembangunan desa yang dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Seorang warga bernama Aldi menyampaikan bahwa secara pribadi ia tidak mempermasalahkan jika harta kepala desa bertambah, selama diperoleh dengan cara yang sah dan benar. Namun, ia menilai kondisi pembangunan di Desa Tembung justru menunjukkan kemunduran.
"Kalau hartanya bertambah sah-sah saja, asal diperoleh dengan cara yang baik. Tapi kami menilai ini langkah mundur bagi pembangunan Desa Tembung. Abang tengoklah jalan-jalan di desa ini, biar masyarakat bisa menilai sendiri," ujar Aldi.
Ia juga mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan audit secara menyeluruh terhadap pengelolaan dana desa. Menurutnya, audit diperlukan untuk memastikan apakah dana desa digunakan sesuai peruntukan dan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
"Perlu diaudit dana desa itu dipakai untuk apa saja, berjalan atau tidak, sesuai peruntukan atau tidak," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tembung belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan masyarakat tersebut. Sementara itu, desakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa terus menguat, seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap pemerintahan desa yang bersih dan berpihak pada kepentingan warga.(tim)
IPDA Bolon Situngkir menangkap pelaku penggelapan yang sempat kabur ke provinsi Banten
Peristiwa 32 detik lalu
Melihat dari dekat sosok H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A yang kini menjabat sebagai Bupati Tapanuli Selatan.
Profil 18 menit lalu
Pesan di HUT ke80 Bhayangkara
Inter-Nasional 33 menit lalu
Wakapolri menyebut 418 lulusan Sespim siap menjadi garda terdepan menghadapi tantangan global dan era digital.
Inter-Nasional 48 menit lalu
Diikuti Bupati Humbahas, Menko AHY membuka secara resmi Sinode Besar GPI di Pematangsiantar.
Sumut satu jam lalu
AUDAMSI mengkonsultasikan PB Depot Air Minum ke DPMPTSP Kota Bandung.
Inter-Nasional satu jam lalu
Anaknya dianiaya, seorang perempuan lansia mengadukan Kepala BNNK Deli Serdang dan oknum Satpol PP ke Polda Sumut.
Sumut 2 jam lalu
Lenggong siap menjadi tuan rumah pada penutupan Geofest 2026 di Ipoh.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Waka Polres Simalungun memimpin secara langsung pengamanan sinode besar 2026 Gereja Pentakosta tahun 2026.
Sumut 2 jam lalu
Satpol PP Pematangsiantar mengadakan Patroli Rutin untuk membantu polisi menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.
Sumut 2 jam lalu