Rabu, 11 Februari 2026

Densus 88 dan Disdik Sumut Deklarasi Serentak di 207 Sekolah Binjai-Langkat : Lawan Radikalisme, Bullying, dan Intoleransi

Salamudin Tandang - Selasa, 25 November 2025 17:38 WIB
Densus 88 dan Disdik Sumut Deklarasi Serentak di 207 Sekolah Binjai-Langkat : Lawan Radikalisme, Bullying, dan Intoleransi
Ist
Instruktur Tim Cegah SGW Sumut lainnya, Briptu Ahmad Rizki Fauzi, S.Pd., M.Psi., menegaskan bahwa edukasi langsung kepada siswa mampu meningkatkan kesadaran mereka untuk menjaga keharmonisan.

POSMETRO MEDAN,BINJAI - Sebagai langkah preventif menghadapi meningkatnya penyebaran paham radikalisme dan kekerasan di kalangan remaja, Tim Cegah SGW Sumut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdik Sumut) Cabang Dinas Wilayah II menggelar deklarasi serentak di 207 SMA/SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, Senin (24/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung secara serentak ini melibatkan personel Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri, yaitu Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H., M.H., Ipda Agung Pangaribowo, S.H., dan personil lainnya.

Menguatnya arus radikalisme yang memanfaatkan ruang digital menjadi perhatian serius. Para pelajar yang aktif menggunakan media sosial dan game online dinilai sebagai kelompok rentan yang perlu mendapatkan edukasi langsung.

Baca Juga:

Koordinator Tim Cegah SGW Sumut, Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa upaya ini dilakukan untuk memberikan perlindungan sejak dini kepada para pelajar.

"Fenomena radikalisme saat ini berkembang sangat cepat dan banyak menyasar pelajar melalui media sosial maupun game online. Deklarasi serentak ini kami lakukan untuk membentengi mereka sekaligus memberikan pemahaman agar tidak mudah terpengaruh," tegasnya.

Baca Juga:

Selain isu radikalisme, deklarasi ini juga menegaskan komitmen dunia pendidikan dalam menolak praktik bullying, intoleransi, dan kekerasan di lingkungan sekolah.

Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sumut juga memberikan penekanan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sekolah-sekolah dalam memperkuat budaya saling menghargai.

"Kami ingin memastikan bahwa sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun intoleransi. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter pelajar yang berakhlak dan berwawasan kebangsaan," ujar perwakilan Cabdis Wilayah II.

Melalui kegiatan ini, para pelajar juga diberi pemahaman mengenai pentingnya menjaga toleransi serta memperkuat persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Editor
: Salamudin Tandang
Tags
beritaTerkait
Diduga Kebal Hukum, Bangunan Tanpa PBG di Jalan Karya Amal Tetap Berdiri Megah Meski Pernah Ditindak Satpol PP
Isu Jurnalis Perempuan  di Era Digital , jadi Topik Bahasan FJPI HPN
Plt Camat Medan Johor Resmi Buka MTQ ke-59 Tingkat Kecamatan Tahun 2026
Dua Kadis Mengundurkan Diri, Isu “Sakit” di Era Kepemimpinan Bobby Kian Disorot
Pemko Medan Sambut Kehadiran SPPG Sudirejo II - 003 Sebagai Bagian Dari Upaya Peningkatan Kualitas Masyarakat
Camat Medan Petisah Diduga Izinkan Tanah Eks Koperasi Dipakai Vihara
komentar
beritaTerbaru