Melihat dari dekat sosok Letjen TNI Mohammad Fadjar dan Irjen Pol Krishna Murti
Melihat dari dekat sosok Letjen TNI Mohammad Fadjar dan Irjen Pol Krishna Murti
Sumut 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Ketika kapal-kapal uap Eropa mulai melintasi Selat Malaka pada paruh kedua abad ke-19, sebuah revolusi diam-diam tengah menyapu pesisir timur Sumatera. Wilayah yang dikenal sebagai Sumatera Timur—dibatasi Aceh di barat laut, Bengkalis di tenggara, dan Selat Malaka di timur—perlahan tumbuh menjadi salah satu pusat perkebunan paling dinamis di Asia Tenggara.
Transformasi besar ini dipicu oleh ambisi kolonial, kemajuan teknologi, serta jaringan kekuasaan lokal yang kemudian diikat melalui perjanjian politik bernama Tractaat Siak.
Awal Kehadiran Perkebunan di Sumatera Timur
Baca Juga:
Sebelum pengusaha Eropa menjejakkan kaki, masyarakat Melayu, Karo, dan Simalungun telah lama berdagang lada, rotan, pinang, hingga getah perca—komoditas yang rutin mereka bawa ke Penang dan Malaka.
Namun potensi agraris wilayah ini baru benar-benar masuk peta perdagangan global setelah Belanda menandatangani Tractaat Siak pada 1 Februari 1858. Perjanjian ini menempatkan Deli, Serdang, dan Langkat di bawah perlindungan kolonial, membuka jalan bagi masuknya modal Eropa.
Baca Juga:
Perjanjian tersebut menjadi dasar pembentukan Karesidenan Sumatra Timur pada 15 Mei 1873. Ketika ekonomi mulai berkembang pesat, statusnya bahkan ditingkatkan menjadi Provinsi Sumatera Timur pada awal abad ke-20.
Tokoh yang Mengubah Tanah Deli
Ledakan industri tembakau di Deli tidak bisa dilepaskan dari dua tokoh: Jacobus Nienhuys, pengusaha Belanda asal Jawa, dan Said bin Abdullah bin Umar Bilfagih, pedagang keturunan Arab-Surabaya.
Said, yang memiliki hubungan keluarga dengan Sultan Deli karena menikahi adik sang Sultan, menjadi perantara penting yang mempertemukan Nienhuys dengan istana dan membuka akses konsesi lahan ribuan hektare.
Pada 7 Juli 1863, kapal Josephine yang membawa rombongan pengusaha tembakau dari Jawa berlabuh di muara Sungai Deli—titik awal perubahan besar Sumatra Timur.
Melihat dari dekat sosok Letjen TNI Mohammad Fadjar dan Irjen Pol Krishna Murti
Sumut 30 menit lalu
Satresnarkoba Binjai Bekuk 4 Terduga Bandar Sabu dan Sita Ekstasi.
Sumut 56 menit lalu
Pemko Binjai Dukung Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI.
Sport 59 menit lalu
MA Kabulkan PK, Amry KS Pelawi Bebas dari Semua Dakwaan Pada Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Sumut satu jam lalu
Viral Soal Lapas Cibinong, "Ombudsman Offside, Mereka Bukan Penyidik Lakukan Penggerebekan".
Inter-Nasional satu jam lalu
Selangkah Demi Selangkah, Jembatan Rambin Sibong Bong Kian Kokoh di Tangan Brimob Sumut dan Warga.
Peristiwa satu jam lalu
Ringkus Kurir Hingga Pemasok Ganja, Sat Narkoba Polres Dairi Komitmen Putus Rantai Narkoba di Sidikalang
Sumut 2 jam lalu
Istri Mahathir Mohamad akan dimakamkan secara kenegaraan
Inter-Nasional 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DELISERDANG Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, berdiskusi dengan Wakil Ketua Komisi VI DPRRI Andre
Medan 5 jam lalu