Senin, 28 September 2026

Tembakau, Kekuasaan, dan Luka Lama Medan: Warisan yang Dipadamkan

Faliruddin Lubis - Kamis, 11 Desember 2025 01:37 WIB
Tembakau, Kekuasaan, dan Luka Lama Medan: Warisan yang Dipadamkan
IST
Peta dan grafis

Tahun pertama, Nienhuys gagal. Namun pada 1869, ia bangkit kembali. Tembakau hasil tanamannya dikirim ke Rotterdam dan langsung meledak di bursa lelang Eropa sebagai bahan pembungkus cerutu kelas premium: Tembakau Deli.

Untuk memenuhi permintaan pasar, ribuan pekerja kontrak didatangkan dari berbagai wilayah:

Baca Juga:

Cina: Penang, Singapura, Swatow, Amoy, Kanton

India: Koromandel

Baca Juga:

Siam

Jawa: Bagelen

Pada 1 November 1869, Nienhuys mendirikan perusahaan raksasa Deli Maatschappij, yang kemudian menjadi penguasa perkebunantembakau terbesar di Asia. Hanya satu dekade berselang, puluhan perusahaan baru membentang dari Sungai Wampu hingga Sungai Ular. Pada 1884, jumlah perkebunantembakau melonjak menjadi 76 perusahaan, tersebar hingga ke Padang, Sumatera Barat.

Kebijakan Agraria dan Gelombang Liberalisasi

Tags
beritaTerkait
Gubernur Sumut Apresiasi Kontribusi Bupati Deli Serdang di Bidang Kesehatan Hewan
Kemenag Sumut Lantik Sejumlah Pejabat, Integritas dan Pelayanan Prima Jadi Fokus
Kanwil Kemenag Sumut dan MUI Teken MoU, Sinergi Penguatan Pembinaan Keagamaan
Pemkab Deli Serdang dan PT Pupuk Indonesia Cek Pupuk, Kendala Petani Ditindaklanjuti
Kanwil DJP Sumut I, dan Komunitas Hidroponik: Perkuat Literasi Pajak Hingga Kewirausahaan Hijau
Pemkab Deli Serdang Dukung Pemeriksaan Pendahuluan BPK RI
komentar
beritaTerbaru