KPK Sita Uang Ratusan Juta dalam OTT Bupati Langkat
Uang tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek yang ada di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten
Peristiwa 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Binjai- Sebuah video yang beredar melalui pesan singkat menjadi sorotan publik setelah memperlihatkan seorang pemuda mengeluhkan besaran tarif parkir di area RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai, yang dinilai lebih tinggi dari ketentuan yang berlaku.
Dalam video tersebut, pemuda yang diketahui bernama Arrahim itu menyuarakan kekecewaannya ketika harus membayar tarif parkir sepeda motor sebesar Rp10.000. Ia menyebut bahwa biaya yang dikenakan itu tidak hanya dialaminya sendiri, tetapi juga oleh warga yang lain.
Video ini langsung memicu reaksi publik karena dinilai memberatkan. Saat dikonfirmasi oleh awak media, Arrahim menyatakan bahwa dirinya memang sedang membayar tarif parkir ketika temannya merekam situasi itu pada Minggu 21 Desember 2025 sekitar pukul 17:30 Wib.
Baca Juga:
Ia mengatakan tarif yang dibayar jauh di atas nilai yang seharusnya berlaku di Kota Binjai. "Saya dan yang lain dikenakan tarif parkir yang sangat mahal," ujarnya.
Sekadar diketahui, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Binjai Nomor 1 Tahun 2024, tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, besaran tarif retribusi parkir kendaraan roda dua (motor) di luar badan jalan adalah Rp3.000 per sekali parkir, sedangkan roda empat (mobil) Rp5.000 per sekali parkir, dan kendaraan besar lainnya Rp10.000 per sekali parkir.
Baca Juga:
Regulasi ini juga mencakup parkir di lingkungan kantor atau fasilitas umum lain dengan tarif yang sama. Besaran ini jauh lebih rendah dibandingkan jumlah yang diklaim oleh masyarakat di video tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Binjai juga pernah melakukan pembahasan dan rapat koordinasi terkait penerapan parkir di luar badan jalan sesuai Perda tersebut sebagai upaya menata sistem perparkiran sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
Munculnya video ini lantas menimbulkan pertanyaan besar publik. Publik mempertanyakan mengapa tarif yang dikenakan di lingkungan rumah sakit lebih tinggi dari ketentuan yang termaktub dalam perda. Beberapa pihak juga menilai pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan parkir agar sesuai aturan dan tidak memberatkan publik.
Sebelumnya, beberapa persoalan terkait parkir di Binjai pernah mencuat, seperti dugaan ketidaksesuaian tarif parkir pada ruas jalan tertentu atau praktik setoran yang tidak transparan antara juru parkir dan pihak terkait. Hal ini sempat memicu desakan agar aparat penegak hukum melakukan investigasi mendalam.
Manajemen RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai, Mayana Ginting yang dihubungi wartawan, Minggu (21/12/2025) melalui pesan WhatsApp di nomor 0822-7249-XXXX hanya dibalas dengan jawaban singkat, "Bukan wewenang saya, Bang." (Tim)
Uang tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek yang ada di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten
Peristiwa 7 menit lalu
Tujuh orang itu diamankan di tiga wilayah. Sebagian masih diperiksa di Polrestabes Medan, sedangkan Syah Afandin atau Ondim akan dibawa ke J
Peristiwa 13 menit lalu
2 Pengedar Sabu di Tapanuli Tengah ditangkap Polisi, seorang diciduk di Simpang BKKBN.
Kriminal 14 menit lalu
Wali Kota Wesly Silalahi Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI, ini memperkuat sinergi Pemerintah menghadapi tantangan Pembangunan.
Sumut 44 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Mandailing Natal Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertamban
Sumut 49 menit lalu
Prediksi Skor Argentina Vs Tanjung Verde di 32 Besar Piala Dunia 2026 Lionel Messi dkk Bakal Hentikan Kisah Dongeng Blue Sharks
Sport 2 jam lalu
Pemprov Sumut Lanjutkan Penertiban Tambang Ilegal di Sungai Batang Gadis.
Sumut 2 jam lalu
Kornas ReLUN Tetapkan Darmawan Prasodjo Jadi Dirut PLN Seumur Hidup!
Inter-Nasional 2 jam lalu
Ruang kerja Bupati Langkat, Syah Afandin disegel KPK, Jumat (3/7/2026).
Medan 2 jam lalu
AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI Di Medan, Sinergi PusatDaerah Diperkuat Untuk Wujudkan Kota Tangguh.
Medan 3 jam lalu