Rabu, 11 Februari 2026

Baznas Launching Lumbung Pangan Padi, Perkuat Ketahanan Pangan di Sumut

Evi Tanjung - Jumat, 06 Februari 2026 13:41 WIB
Baznas Launching Lumbung Pangan Padi, Perkuat Ketahanan Pangan di Sumut
ist
Baznas Sumut dengan dukungan Baznas RI, resmi melunching Program Lumbung Pangan Padi di Kabupaten Batu Bara.

POSMETROMEDAN, Medan - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Utara, dengan dukungan Baznas RI, resmi melaunching Program Lumbung Pangan Padi di Kabupaten Batu Bara. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat (6/2/2026) di Aula Kantor Baznas Sumut, Jalan Rumah Sakit Haji, Medan.

Program Lumbung Pangan Padi merupakan program nasional Baznas yang telah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Hingga tahun 2026, program ini telah diluncurkan di 19 titik di seluruh Indonesia sebagai bagian dari penguatan zakat produktif di sektor pertanian.

Khusus di Kabupaten Batu Bara, program ini melibatkan 52 petani mustahik dengan luas lahan sekitar 30 hektare. Program dijalankan melalui konsep kolaborasi antara Baznas RI, Baznas Provinsi Sumatera Utara, dan Baznas Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga:

Acara launching dihadiri Ketua dan Pimpinan Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, Pimpinan Baznas Provinsi Sumatera Utara, Pimpinan Baznas Kabupaten Batu Bara, pimpinan Baznas kabupaten/kota sekitar, serta para petani penerima manfaat. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada petani.

Ketua Baznas Kabupaten Batu Bara, H. Jum'ah Haidirsyah, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas RI dan Baznas Provinsi Sumatera Utara atas dukungan, pendampingan, serta kepercayaan yang diberikan.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi kekuatan penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya di sektor pertanian, agar berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Mohd Hatta, menegaskan bahwa Program Lumbung Pangan Padi dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kemandirian ekonomi petani mustahik.

"Melalui sinergi Baznas RI, Baznas Provinsi Sumatera Utara, dan Baznas Kabupaten Batu Bara, kami berharap program ini mampu memberikan manfaat nyata bagi petani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara," ujarnya.

Ia juga menambahkan, selain di Kabupaten Batu Bara, Baznas Sumut telah melaksanakan program serupa di Kabupaten Serdang Bedagai. Melalui program tersebut, petani berhasil terlepas dari praktik ijon, mampu mengelola usaha tani secara mandiri, serta menunaikan zakat pertanian saat panen.

Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama Baznas dalam pemanfaatan zakat produktif. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tags
beritaTerkait
Bupati Syah Afandin Salurkan Rp417 Juta Dana Baznas untuk Mustahik Langkat
komentar
beritaTerbaru