Steven Gerrard Prediksi Masa Depan Mohamed Salah, Ini Arahnya
Salah sebelumnya mengumumkan akan hengkang dari Anfield pada akhir musim ini setelah mencapai kesepakatan dengan klub. Keputusan itu mengak
Sport 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Labuhanbatu -Proyek pengembangan lahan PTPN IV di Kebun Panai Jaya (Panai Tengah), Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, mencakup areal seluas 4.065 hektar berdasarkan izin lokasi tahun 2005. Dari total tersebut, sekitar 3.300 hektar dilaporkan telah ditanami sawit dan berproduksi.
Kondisi yang dinilai janggal mencuat di tubuh PTPN IV PalmCo Regional II, khususnya pada proyek PAJ (Pengembangan Areal Jaringan) di wilayah Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.
Pasalnya, meski proyek tersebut disebut telah bertahun-tahun berproduksi, status legal dan administrasinya diduga masih dalam tahap pengkajian.
Baca Juga:
Informasi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat dan pemerhati perkebunan.
Bagaimana mungkin sebuah proyek yang sudah menghasilkan produksi secara berkelanjutan, namun secara status disebut belum tuntas secara administratif.
Baca Juga:
Sumber internal yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa proyek PAJ tersebut hingga kini belum memiliki kejelasan final terkait status pengesahan, baik dari sisi perencanaan awal, evaluasi kelayakan, maupun aspek legal lainnya.
"Aneh saja kalau sudah lama beroperasi dan berproduksi, tapi masih disebut dalam pengkajian. Ini perlu dibuka secara transparan," ujar sumber, Sabtu, (7/2/2026).
Sementara menurut sumber yang dipercaya terkait lahan tanaman Proyek Panai Jaya juga sebagian tapal batas juga masih tanda tanya, disebut - sebut areal lahan tanaman perkebunan juga diduga ada di wilayah Tanjung Rukam Kecamatan Pasir Limau Kapas Provinsi Riau. Menurut dan berdasarkan "Time mark verified".
Kepala Desa Sei Rakyat Kecamatan Panai Tengah, Abdul Wahab via WhatsApp guna konfirmasi terkait batas lahan, masih belum bisa dihubungi.
Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, perkebunan tersebut sudah melakukan kegiatan panen dan pengangkutan hasil sawit ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV (PalmCo) Regional II Perkebunan Ajamu.(Roundtable on Sustainable Palm Oil)RSPO dan aktivitas itu menimbulkan pertanyaan dari sejumlah pihak.
Lahan tanaman sawit yang sudah bertahun produksi namun masih banyak yang butuh perawatan, disana - sini banyak ditelantarkan kurang perawatan. Sehingga timbul pertanyaan, biaya perawatan vendor pihak ketiga cukup lumayan besar, setiap bulan yang dikucurkan untuk setiap Afdeling dikemanakan, sementara tampak terlihat disana - sini gulma rumput liar tetap dibiarkan memanjat pohon kelapa sawit, yang diduga tidak terawat dan ditelantarkan.
Manager PTPN IV (PalmCo) Regional II PAJ, Dedi Riza dikonfirmasi beberapa waktu lalu via WhatsApp mengatakan, "Saat ini pihak PTPN IV, menurutnya masih dalam pengkajian." Katanya dengan singkat.
Diketahui bahwa lahan perkebunan PAJ sudah produktif , namun herannya pengkajian dari instansi berwenang terkait batas wilayah dan status lahan yang digunakan masih dalam pengkajian. Meski demikian, aktivitas di lapangan terus berjalan.
Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan persoalan serius di kemudian hari, mulai dari aspek tata kelola perusahaan, akuntabilitas keuangan negara, hingga potensi pelanggaran regulasi di sektor perkebunan BUMN.
Sejumlah pihak pun mendesak manajemen PTPN IV PalmCo Regional II untuk memberikan penjelasan terbuka,
sejak kapan proyek PAJ Panai Tengah mulai beroperasi, dan mulai produksi.
Dasar hukum dan administrasi pelaksanaannya, serta alasan proyek yang telah lama berproduksi masih berstatus pengkajian.
Selain itu, aparat pengawas internal maupun eksternal, termasuk Kementerian BUMN dan APH, diminta untuk melakukan penelusuran mendalam agar tidak menimbulkan asumsi liar di tengah masyarakat. (KY)
Salah sebelumnya mengumumkan akan hengkang dari Anfield pada akhir musim ini setelah mencapai kesepakatan dengan klub. Keputusan itu mengak
Sport 2 jam lalu
Ruben Xaus mengatakan peta persaingan di MotoGP 2026 akan lebih ketat ketimbang musim sebelumnya. Hal itu pun akan menjadi tantangan buat Ma
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN) bersama organisasi Prabu Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di kantor BPJS Ke
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, membangun kesadaran ma
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasio
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Humbahas Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan,
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Memperingati Hari Wafat Yesus Kristus, Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat menyampaikan penghormatan dan refleks
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka memastikan keamanan dan kekhusyukan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung, Pers
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narko
Kriminal 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,SIMALUNGUN Jajaran Polsek Bangun, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, kembali menunjukkan profesionalisme tinggi dal
Kriminal 8 jam lalu