Senin, 02 Maret 2026

Awas Begal Dana Reses: Rutinitas Mahal dengan Pengawasan yang Samar

Administrator - Senin, 02 Maret 2026 13:43 WIB
Awas Begal Dana Reses: Rutinitas Mahal dengan Pengawasan yang Samar
Istimewa
Gedung DPRD Sumut di Medan.

Angka-angka itu tidak berteriak. Mereka hanya berdiri di atas kertas. Tapi justru di sanalah masalahnya, uang publik sering kali hilang bukan karena dirampok, melainkan karena terlalu sering dianggap biasa.

Ketua DPRD adalah wajah institusi. Ketika dana reses bernilai Ratusan Milyar Rupiah bergulir setiap tahun dalam tiga titik, publik wajar menanti sikap, bagaimana transparansi dijamin, bagaimana pengawasan dievaluasi, dan bagaimana hasilnya disampaikan ke rakyat.

Baca Juga:

Upaya konfirmasi telah disampaikan kepada Ketua dan tiga para Wakil Ketua DPRD Sumut, yakni Ihwan Ritonga, Sutarto dan Salman Alfarisi, terkait besaran anggaran, mekanisme pengawasan, serta pihak yang melakukan pemantauan. Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada penjelasan resmi yang disampaikan. Pesan tertulis diketahui telah dibaca, namun tidak ditanggapi.

Dalam politik anggaran, diam adalah pilihan. Namun dalam demokrasi, diam sering kali membiarkan kecurigaan tumbuh di ruang yang seharusnya diisi keterbukaan.

Baca Juga:

Reses sejatinya adalah jembatan antara rakyat dan wakilnya. Tetapi ketika anggarannya besar, pelaksanaannya rutin, dan pengawasannya hanya berputar di lingkar internal, reses berisiko berubah menjadi ritual mahal yang kehilangan makna substantif.

Media tidak menuduh adanya pelanggaran hukum. Ia hanya menegaskan satu prinsip dasar, uang rakyat bukan sekadar harus sah dibelanjakan, tetapi juga harus terasa manfaatnya dan terbuka cara menjaganya.

Bahaya terbesar dalam politik anggaran bukan selalu pencurian yang gaduh. Sering kali ia lahir dari rutinitas mahal yang berjalan mulus dengan pengawasan yang ada di atas kertas, namun nyaris tak terdengar oleh publik.

(erni)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Catatan Reses Munir Ritonga Menyusuri Suara Desa Tapanuli Selatan tak Pernah Riuh l
Yahdi Khoir Harahap: Pengunduran Diri Kadis PUPR Sumut Langkah Tepat demi Profesionalitas
Debu, Kartu BPJS, dan Sekolah yang Ditunggu: Catatan Reses dari Labuhan Batu Raya
Bukan Sekadar Industri: Yahdi Khoir Pilih Selamatkan Sungai, Sawah, dan Nafas Hidup Masyarakat
Hutan Tinggal 10 Persen, Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti Peringatkan Sumut di Ambang Bencana
Anggota DPRD Sumut Yahdi Khoir Dukung Langkah Gubsu Upayakan Pengembalian TKD Rp 1,1 Untuk Penanggulangan Bencana
komentar
beritaTerbaru