Tiga ABK WNI Diduga Terlibat Penyelundupan Manusia, Diamankan di Perairan Tanjungbalai
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia diamankan aparat setelah diduga terlibat dalam praktik pen
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Madina- Pengerukan emas secara ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) akhirnya terhenti, setelah tim gabungan Polda Sumut melakukan penggerebekan besar-besaran.
Aktivitas yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir ini terungkap memiliki perputaran uang yang masif, mencapai angka Rp 1,5 miliar setiap harinya.
Wakapolda Sumut, Brigjen Sonny Irawan mengungkapkan, potensi keuntungan besar tersebut berasal dari enam titik lubang tambang yang dioperasikan para pelaku.
Baca Juga:
Berdasarkan perhitungan sementara, setiap satu lubang tambang mampu menghasilkan sekitar 100 gram emas murni per hari.
Dengan harga pasar emas batangan lokal (cukim) yang mencapai Rp 2,6 juta per gram, akumulasi hasil dari seluruh titik tambang tersebut menghasilkan nilai yang fantastis.
Baca Juga:
"Informasi awal yang kami peroleh bahwa memang satu titik yang ada di kegiatan tersebut, itu bisa menghasilkan lebih kurang 100 gram emas ilegal, ya. Satu titik, ya. Sementara ini ada beberapa titik. Itu satu hari, rekan-rekan sekalian," ujar Brigjen Sonny Irawan saat memberikan keterangan di lokasi penindakan PETI, Selasa (3/3/2026).
Skala operasional tambang ini juga didukung oleh penggunaan alat berat dalam jumlah banyak. Dalam operasi yang melibatkan lebih dari 200 personel Satuan Brimob dan Ditreskrimsus tersebut, petugas berhasil mengamankan 14 unit ekskavator.
Sebanyak 12 unit ditemukan langsung di lokasi pengerukan di pinggir sungai Batang Gadis, sementara dua unit lainnya dicegat saat sedang dalam perjalanan menuju area tambang.
Penyelidikan kepolisian menunjukkan para pelaku awalnya memusatkan aktivitas mereka di wilayah Mandailing Natal. Namun, mereka kemudian melakukan ekspansi ke wilayah Tapanuli Selatan karena letak geografis kedua kabupaten tersebut yang hanya dipisahkan oleh aliran sungai.
Di wilayah Madina, tambang ini tercatat sudah beroperasi sekitar 2 hingga 3 bulan. Sedangkan di wilayah Tapsel baru berjalan sekitar dua pekan.
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia diamankan aparat setelah diduga terlibat dalam praktik pen
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pembukaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang be
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Apel pagi Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat yang dilaksanakan pada hari ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau lokasi permohonan
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Semarang Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, m
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan rutin Jumat Berkah sebagai b
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Pasca penangkapan tersangka Bacok Ginting satu dari sejumlah tersangka pengeroyokan dan penembakan pakai senjata
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa kembali terjadi di Sumatera Utara. Seorang pekerja bernama Candra Hutagalung dilaporka
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Semangat prestasi kembali ditunjukkan oleh generasi muda Sumatera Utara. Salah satu siswi terbaik Madrasah Aliyah
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Dairi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Dairi menggelar sosialisasi Kegiatan Berbasis Kurikulum (KBC) yang diikuti seluru
Sumut 6 jam lalu