"Kita sudah masuk tahun kedua. Pembahasan di OPD bukan lagi sekadar program, tapi bagaimana visi dan misi itu dijalankan," ujarnya.
Kompak Boleh, Tutupi Kesalahan Jangan
Baca Juga:
Bobby juga mengingatkan para pejabat untuk menjaga kekompakan internal organisasi perangkat daerah (OPD). Namun ia menekankan bahwa solidaritas birokrasi tidak boleh berubah menjadi perlindungan terhadap pelanggaran.
"Kompak itu penting, tapi bukan berarti saling melindungi dari kejahatan," katanya.
Baca Juga:
Ia bahkan memberi opsi terbuka bagi pejabat yang merasa tidak mampu mengikuti ritme kerja pemerintahan.
"Kalau merasa tidak pas atau tidak nyaman dengan target pembangunan, silakan mengundurkan diri," ujar Bobby.
Birokrasi dan Ujian Integritas
Perombakan 308 jabatan ini menjadi salah satu rotasi terbesar di lingkungan Pemprov Sumut dalam beberapa tahun terakhir. Di atas kertas, mutasi tersebut ditujukan untuk memperkuat kinerja organisasi.
Namun peringatan Bobby soal pungli proyek menunjukkan bahwa persoalan integritas birokrasi masih menjadi bayang-bayang dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Dengan wajah baru di berbagai posisi strategis termasuk Sekretariat DPRD publik kini menunggu apakah rotasi besar ini benar-benar mampu memperbaiki kinerja pemerintahan, atau sekadar menjadi episode rutin pergantian kursi dalam birokrasi daerah.(Erni Tan)
Tags
beritaTerkait
komentar