Berenang di Bekas Galian C, Pecari Ikan Tewas Tenggelam
Berenang di Bekas Galian C, Pemuda di Deli Serdang Tewas Tenggelam
Peristiwa 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta– Mencuatnya komentar keras anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, yang menyoroti penanganan kasus dugaan penjualan tanah negara milik PTPN I Regional I kepada PT Ciputra KPSN untuk pembangunan perumahan elit Citraland Helvetia mendapat dukungan dari kalangan aktivis antikorupsi.
Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat (JAGA MARWAH), Edison Tamba, menilai pengusutan perkara yang saat ini ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) masih terkesan belum menyentuh aktor utama dalam dugaan korupsi tersebut.
Hal ini dinilai tidak sejalan dengan komitmen pemberantasan korupsi yang ditekankan oleh ST Burhanuddin selaku Jaksa Agung RI.
Baca Juga:
Menurut Edison, penahanan terhadap empat orang tersangka yakni Askani, Abdul Rahim Lubis, Iman Subekti, dan Irwan Perangin-angin dinilai baru menyentuh bagian kecil dari keseluruhan dugaan praktik penyimpangan pengelolaan aset negara.
Ia menilai proses alih fungsi tanah perkebunan negara menjadi kawasan komersial bernilai tinggi tidak mungkin terjadi tanpa keterlibatan sejumlah pejabat penting lintas institusi.
Baca Juga:
"Empat nama yang telah ditahan hanya sebagian kecil dari aktor yang terlibat dalam praktik dugaan penyalahgunaan aset negara. Proses perubahan fungsi tanah perkebunan menjadi kawasan komersial bernilai besar tentu melibatkan banyak pihak dan terindikasi mengarah pada corporate crime," ujar Edison Tamba dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
Edison menyebut, berdasarkan hasil investigasi JAGA MARWAH, terdapat sejumlah nama di internal PTPN yang diduga memiliki peran strategis dalam meloloskan proses administrasi hingga pembahasan proyek tersebut.
Beberapa di antaranya yakni Muhammad Abdul Ghani, Iswan Achir, Marisi Butar-butar (Alm), Pulung Rinandoro, Nurkamal, Triandi Heru H. Siregar, Ibnu Maulana I. Arief, serta Ganda Wiatmaja yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum.
Ia juga menyoroti penunjukan Muhammad Abdul Ghani yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, meski namanya disebut-sebut dalam pusaran kasus tersebut. Hal itu, menurut Edison, memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait keseriusan penegakan hukum.
Selain dari internal perusahaan, JAGA MARWAH juga menyinggung dugaan keterlibatan sejumlah pihak eksternal, termasuk mantan Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, yang disebut-sebut memberikan rekomendasi dan izin yang membuka jalan bagi proyek yang dikenal sebagai kawasan Deli Megapolitan tersebut.
Berenang di Bekas Galian C, Pemuda di Deli Serdang Tewas Tenggelam
Peristiwa 11 menit lalu
JAGA MARWAH Desak Kejati Sumut Tuntaskan Kasus Lahan Citraland, Dinilai Belum Menyentuh Aktor Utama
Sumut 2 jam lalu
Ramadan Penuh Berkah, Satgas DPD IPK Deli Serdang Bagikan 1.000 Takjil Gratis di Dua Lokasi.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Program mudik gratis yang digelar menjelang Hari Raya Idulfitri kembali mendapat sambutan antusias dari masyaraka
Sumut 7 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat solidita
Medan 7 jam lalu
Posmetro Medan, Deli Serdang Sebagai wujud kepedulian di bulan suci Ramadan 1447 H/ 2026, sebanyak 13 orang pengusaha kafe yang ada di Gang
Sumut 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menghadiri buka puasa bersama Pengurus Pusat Persadaan Marga Harahap Sej
Sumut 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Djamari Chaniago menekankan pentingnya kekompakan seluruh unsur Fo
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, kembali memicu sorota
Kriminal 16 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Polres Labuhanbatu mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berin
Kriminal 17 jam lalu