Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Bertugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Berdialektika dengan Logika Sumatera Utara (MADILOG SUMUT) menggeruduk depan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jumat (17/04/2026).
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan tersier irigasi di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.
Dalam aksinya, massa menyoroti adanya dugaan penyimpangan dalam kegiatan yang berstatus Swakelola Tipe I, yang seharusnya dilaksanakan secara mandiri oleh pemerintah melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (OP).
Baca Juga:
Namun, berdasarkan temuan di lapangan, kegiatan tersebut diduga disubkontrakkan secara ilegal hingga mencapai 40 persen, sehingga berdampak pada menurunnya kualitas pekerjaan.
"Kami menemukan sekitar 20 titik pekerjaan dengan nilai anggaran kurang lebih Rp200 juta per titik. Jika diakumulasikan, total anggaran mencapai sekitar Rp4 miliar dari APBN. Namun hasilnya sangat memprihatinkan, banyak pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi bahkan terindikasi rusak dan tidak berfungsi," ujar Habibi Habibi, koordinator aksi.
Baca Juga:
Massa aksi menilai, kondisi tersebut tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada keberadaan irigasi. Alih-alih meningkatkan produktivitas pertanian, proyek tersebut justru dinilai gagal memberikan manfaat nyata.
Dalam tuntutannya, MADILOG SUMUT mendesak KPK RI untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan korupsi tersebut, termasuk memanggil dan memeriksa Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Kota Medan, Satuan Kerja OP, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.
Selain itu, massa juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum RI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat terkait. Jika terbukti terdapat pelanggaran, mereka mendesak agar Kepala BBWS Sumatera II, Satker OP, dan PPK OP segera dicopot dari jabatannya.
"Aksi ini adalah bentuk komitmen kami dalam mengawal uang rakyat. Kami tidak ingin anggaran negara disalahgunakan tanpa pertanggungjawaban. Jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti, kami akan kembali dengan massa yang lebih besar," tegas Habibi.
Aksi berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian. MADILOG SUMUT menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum dan pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait.(Dam)
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 38 menit lalu
Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H. salah satu perwira menengah Polri yang memiliki perjalanan karir yang cukup menarik.
Profil 2 jam lalu
Polres Tanjungbalai resmi menyerahkan penggunaan Jembatan Merah Putih Presisi kepada masyarakat di Jalan Lingkar Selatan.
Sumut 3 jam lalu
Polda Sumut dan Polres Humbahas Tetapkan 24 Tersangka Kasus Penyerangan di Matiti Humbahas
Peristiwa 4 jam lalu
TNI AL (Posal) Polewali Mandar, Lanal Mamuju mengamankan warga Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, beserta barang bukti narkoba.
Inter-Nasional 5 jam lalu
pria di pesisir Pantai Binasi II, Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mulai terkuak.
Sumut 6 jam lalu
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Putra Sang Proklamator yang Keluar Dari Politik dan Menepi di Dunia Seni.
Peristiwa 6 jam lalu
Kapolres Sibolga AKBP Budi Prasetyo bersama pejabat utama melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga.
Sumut 8 jam lalu
Personil Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas Peristiwa Kebakaran di Sidikalang
Peristiwa 9 jam lalu
Kapolres Sibolga AKBP Budi Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., M.Han., bersama jajaran melaksanakan kegiatan Jumat Berkah
Sumut 10 jam lalu