Pengedar Sabu Kelas Kampung Kena Ciduk, BD-nya Kabur Ah...
Polsek Bandar Pulau Berhasil Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu.
Sumut 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN– Kinerja Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Provinsi (DK3P) Sumatera Utara kian menuai sorotan tajam. Ketua Komisi III DK3P Sumut, T. M. Yusuf, secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap tumpulnya fungsi lembaga tersebut dalam menjalankan tugas pengawasan dan perlindungan keselamatan pekerja.
Kepada awak media, Jumat (17/4/2026), Yusuf menyatakan, saat ini DK3P Sumut tidak lebih dari sekadar simbol. Tak terlihat daya tekan dan keberanian dalam menindak pelanggaran K3 di lapangan.
Baca Juga:
Ia menilai, banyaknya kasus kecelakaan kerja yang terjadi belakangan ini seharusnya bisa dicegah apabila DK3P menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
"Ini bukan sekadar soal lemahnya kinerja, tapi soal nyawa manusia. Ketika lembaga yang diberi mandat untuk melindungi pekerja justru tidak hadir saat dibutuhkan, maka kita patut mempertanyakan eksistensinya," tegas Yusuf.
Baca Juga:
Ia juga mengaku, selama ini Komisi III telah berulangkali mendorong langkah-langkah konkret, mulai dari inspeksi lapangan, evaluasi perusahaan berisiko tinggi, hingga rekomendasi penindakan terhadap pelanggaran K3.
Namun, menurutnya, berbagai upaya tersebut kerap terbentur pada minimnya dukungan struktural dan lemahnya komitmen kolektif di internal DK3P.
Ia juga menyoroti adanya kecenderungan pembiaran terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga mengabaikan standar keselamatan kerja. Kondisi ini dinilainya sangat berbahaya karena menciptakan ruang bagi praktik-praktik kerja yang tidak aman dan merugikan pekerja.
"Kita tidak bisa terus menerus membiarkan ini terjadi. Setiap kecelakaan kerja adalah bukti kegagalan sistem. Kalau DK3P tidak mampu bertindak tegas, maka lembaga ini kehilangan legitimasi moralnya," sambungnya.
Lebih jauh, TM Yusuf secara gamblang menyatakan, dirinya tengah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Komisi III DK3P Sumut.
"Kalau di dalam saya tidak bisa bergerak maksimal, maka saya akan keluar. Dan ketika saya di luar, saya pastikan akan menjadi oposisi yang keras. Saya akan bicara lebih lantang, membuka fakta-fakta di lapangan, dan berdiri bersama pekerja tanpa kompromi," tegasnya.
Menurutnya, posisi di luar struktur justru akan memberinya ruang lebih luas untuk mengawal isu-isu ketenagakerjaan tanpa tekanan birokrasi maupun kepentingan tertentu yang selama ini dinilai menghambat gerak DK3P.
Ia juga mengingatkan, keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral yang harus dijunjung tinggi oleh semua pihak, termasuk pemerintah dan pelaku usaha.
"Jangan jadikan K3 ini formalitas. Jangan tunggu korban berikutnya baru bergerak. Kalau perlu, kita bongkar semua praktik-praktik yang selama ini ditutup-tutupi," katanya dengan nada penuh peringatan.
Yusuf juga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi total terhadap DK3P. Ia menilai, tanpa reformasi menyeluruh, lembaga tersebut hanya akan menjadi beban tanpa kontribusi nyata bagi perlindungan tenaga kerja.
"Kalau tidak ada perubahan, maka publik berhak mempertanyakan, 'untuk apa DK3P ini ada?' Jangan sampai lembaga ini hanya menjadi stempel tanpa fungsi," tambahnya.
Pernyataan keras ini diprediksi akan memicu dinamika baru dalam dunia ketenagakerjaan di Sumatera Utara. Sikap TM Yusuf yang siap mengambil posisi oposisi dinilai bisa menjadi katalis bagi munculnya gerakan kontrol publik yang lebih kuat terhadap pengawasan K3.(Dam)
Polsek Bandar Pulau Berhasil Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu.
Sumut 34 menit lalu
Temuan itu merupakan hasil pengawasan BPOM periode Maret 2026. Dari total 22 produk, sebanyak 10 produk telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE
Peristiwa 3 jam lalu
Seluruh operasional penerbangan yang saat ini berlangsung di bandara tersebut, termasuk penerbangan maskapai Emirates, akan dipindahkan ke
Global 3 jam lalu
Ternyata ada makna grup band tersebut merilis album yang bertepatan di Hari Lingkungan Hidup. Mereka mau menyoroti isu sosial, lingkungan s
Lifestyle 4 jam lalu
Marc Marquez tampil dominan dan menjuarai Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/20206).
Sport 5 jam lalu
Viral Kasus Korban Tusukan, Pemprov Sumut Tekankan Pemanfaatan UHC dan Program Berobat Gratis
Medan 5 jam lalu
Tabrak Sepeda Motor Eh Kabur di Jalinsum Asahan, Sopir Bus PRMB Ditangkap di Kosan Pinang Baris Medan.
Sumut 5 jam lalu
Gantikan Mauricio Souza, Shin Tae Yong Masuk Target Calon Pelatih Baru Persija Jakarta.
Sport 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,SIMALUNGUN Kesigapan personil Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, kembali diuji di tengah malam. Saat sedang melaksa
Kriminal 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Kehadiran Satuan Brimob Polda Sumut di tengah masyarakat kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan k
Medan 10 jam lalu