Tiga ABK WNI Diduga Terlibat Penyelundupan Manusia, Diamankan di Perairan Tanjungbalai
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia diamankan aparat setelah diduga terlibat dalam praktik pen
Peristiwa 44 menit lalu
Posmetro Medan , Binjai - Pasca penangkapan tersangka Bacok Ginting satu dari sejumlah tersangka pengeroyokan dan penembakan pakai senjata jenis gojlok oleh pihak Satuan Reskrim Polres Binjai kini korban atas nama Esra Ginting , warga Namu Ukur Selatan , Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat malah semakin terancam pasalnya kawan- kawan dari Bacok Ginting berulang kali melakukan aksi teror terhadapnya .
Menurut Esra Ginting , Selasa,(20/4/2026) di Polres Binjai , kawan- kawan Bacok Ginting melakukan teror dengan cara menggunakan mobil salah satu ormas bersama sejumlah sepeda motor dengan menyeret - nyeret kelewang di sekitar tempat tinggal Esra Ginting . Aksi teror terus berulang dilakukan mereka . Terhitung ada 9 kali teror mereka terhadap saya .
* Dengan mobil salah satu ormas kawan-kawan Bacok Ginting sering melakukan teror sehingga sangat mengundang keresahan warga yang akan berpengaruh pada bentrokan lebih luas,' jelas Esra Ginting .
Baca Juga:
"Akibatnya kini warga sekitar rumah Esra Ginting sudah tiga hari melakukan antisipasi menjaga kampungnya berjaga-jaga. Tinggal menunggu waktu saja bentrok , " terang Esra Ginting .
Sontak saja aksi teror terhadap Esra Ginting yang diduga kuat dilakukan oleh inisial RS oknum ketua PAC salah satu ormas di Sei Bingei Langkat dan kawan- kawan ini mulai menimbulkan keresahan dan ketakutan warga sekitar tempat tinggal Esra Ginting .
Baca Juga:
" Para pelaku pengeroyokan dan penembakan terhadap saya masih bebas berkeliaran tanpa tersentuh hukum . Saya berharap perhatian Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana agar para pelaku segera di tangkap sehingga kampungnya kembal kondusif ," ujarnya.
" Saya melihat sendiri oknum ketua ormas inisial RS malam itu jadi harus gimana lagi mereka tak percaya ( red : penyidik ) ,"keluh Esra Ginting .
Terkait keresahan Esra Ginting , Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian ketika di temui Posmetro Medan.id , menyebutkan pihak serius dalam kasus ini namun belum ada saksi yang memastikan ada keterlibatan oknum OKP inisial RS pada peristiwa di Jembatan Namu Ukur malam itu.
" Jika ada saksi yang pasti akan kami tangkap terduga pelaku inisial RS dan kawan- kawan . Tersangka Bacok Ginting juga belum ada menyebut RS ," ungkap AKP Hizkia Siagian (Oji)
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia diamankan aparat setelah diduga terlibat dalam praktik pen
Peristiwa 44 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pembukaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang be
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Apel pagi Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat yang dilaksanakan pada hari ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau lokasi permohonan
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Semarang Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, m
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan rutin Jumat Berkah sebagai b
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Pasca penangkapan tersangka Bacok Ginting satu dari sejumlah tersangka pengeroyokan dan penembakan pakai senjata
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa kembali terjadi di Sumatera Utara. Seorang pekerja bernama Candra Hutagalung dilaporka
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Semangat prestasi kembali ditunjukkan oleh generasi muda Sumatera Utara. Salah satu siswi terbaik Madrasah Aliyah
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Dairi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Dairi menggelar sosialisasi Kegiatan Berbasis Kurikulum (KBC) yang diikuti seluru
Sumut 5 jam lalu