Bea Cukai Amankan 448.300 Batang Rokok Ilegal di Simalungun
Bea Cukai Amankan 448.300 Batang Rokok Ilegal di Simalungun.
Peristiwa 50 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Nezar Djoeli melontarkan kritikan terkait carut-marut pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Nezar menilai, Presiden seolah "dibutakan" oleh laporan manis dari para bawahan, sementara fakta di lapangan justru berbanding terbalik.
"Saya melihat Pak Prabowo hari ini cenderung hanya mengerti di garis atas saja," tegas Nezar Djoeli kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
Baca Juga:
Nezar juga menyoroti adanya jurang pemisah antara laporan yang diterima Presiden dengan realita pahit di akar rumput. Menurutnya, jajaran birokrasi mulai dari Menteri, Dirjen, hingga Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) cenderung hanya menyodorkan laporan yang "baik-baik saja".
Padahal, Nezar mencatat masih banyak insiden memprihatinkan yang luput dari evaluasi serius pemerintah pusat.
Baca Juga:
"Ternyata di lapangan masih banyak yang keracunan, bahkan ada korban meninggal dunia. Ini membuktikan ada masalah besar dalam pengawasan," ungkapnya.
Tak hanya soal kesehatan siswa, Nezar juga mengkritik kinerja para pengusaha mitra yang terkesan asal-asalan dalam menjalankan operasional. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah penempatan dapur MBG yang dianggap tidak strategis dan tidak efisien.
Koordinat Berantakan. Perletakan dapur tidak sesuai dengan koordinat sekolah sasaran. Limbah Tak Terkendali. Proses pengendalian limbah yang buruk di sekitar dapur produksi.Standar Rendah. Belum adanya sertifikasi Halal dan standarisasi higienis yang mumpuni dari pemerintah.
Nezar membandingkan kondisi di Indonesia dengan Jepang yang sudah menjalankan program serupa selama satu abad. Namun, ia mengingatkan bahwa Indonesia belum bisa disamakan karena masih menggunakan cara-cara manual yang rentan kontaminasi.
"Kita kepingin seperti Jepang yang sudah 100 tahun makan gratis. Tetapi ingat, proses mereka sudah robotik, higienis, dan sterilisasinya betul-betul memiliki standar. Sementara kita masih manual," ujarnya.
Mengakhiri pernyataannya, Nezar Djoeli meminta Presiden Prabowo untuk bertindak tegas dan tidak sekadar menerima laporan di atas meja. Ia mendesak adanya audit total terhadap seluruh dapur operasional MBG demi keselamatan para siswa.
"Saya minta Pak Presiden tegas mengendalikan seluruh dapur yang ada. Pastikan kelayakan operasionalnya agar program ini betul-betul dapat dinikmati masyarakat, khususnya siswa-siswa kita, bukan justru membahayakan mereka," pungkasnya. (Dam)
Bea Cukai Amankan 448.300 Batang Rokok Ilegal di Simalungun.
Peristiwa 50 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang menyetujui enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranper
Sumut satu jam lalu
Polres Tapteng Tangkap Dua Pengedar Ganja di Barus Utara, Satu Pelaku Residivis.
Peristiwa 2 jam lalu
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai memperketat pengawasan Pastikan Lingkungan Bebas dari Barang Terlarang.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian nyatany
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo menemui Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membahas penanganan korb
Sumut 3 jam lalu
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama Kepala Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota seProvinsi Sumatera Utara menandatangani
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Atmosfer di selasar dan ruang kelas Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai kini selalu diwarnai oleh gelombang k
Sumut 3 jam lalu
Anggota DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani Serahkan Hibah Rp600 Juta untuk Tiga Masjid di Kota Sibolga.
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Kodim 0203 Langkat menggelar kegiatan Makan Bersama Masyarakat dalam rangka Syukuran Menyambut Dirgahayu TNI ke81
Sumut 3 jam lalu