Catat..!!! Nih Ramalan Cuaca di Sumut, Selasa 28 April 2026, Cek Daerah Kamu Ya!
Ramalan cuaca di Sumut hari ini didominasi kondisi hujan ringan.
Sumut 60 detik lalu
Posmetro Medan, Karo -Setelah berbulan-bulan mengalami kelangkaan pupuk subsidi, persoalan tersebut akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh DPRD Kabupaten Karo. RDP ini digelar menyusul keluhan puluhan warga Desa Munte, Kecamatan Munte, yang sebelumnya melakukan audiensi ke DPRD untuk menyampaikan dampak serius kelangkaan pupuk terhadap pertanian mereka.
Rapat yang berlangsung pada Senin (27/4/2025) itu menghadirkan berbagai pihak terkait, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Asisten II Pemkab Karo yang juga tergabung dalam tim KP3, perwakilan PT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Utara, serta pemerintah desa.
Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan, yang memimpin langsung jalannya rapat didampingi Wakil Ketua DPRD Korindo Sembiring, menegaskan bahwa kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Kecamatan Munte, tetapi juga meluas ke wilayah lain seperti Tigabinanga, Laubaleng, dan Juhar. Padahal, daerah-daerah tersebut merupakan sentra produksi jagung terbesar di Sumatera Utara.
Baca Juga:
"Pupuk untuk tanaman jagung harus diberikan maksimal satu bulan setelah tanam. Jika terlambat, petani berisiko gagal panen," tegasnya.
Sementara itu, perwakilan PT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Utara, Dani Tambunan didampingi tim,menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi disebabkan oleh faktor alam yang terjadi di Aceh pada tahun sebelumnya. Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi stok pupuk di Karo mulai membaik.
"Dalam waktu dekat, akan dikirim sekitar 700 ton pupuk NPK dan total 250 ton urea untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir April," ujarnya.
Kepala Desa Munte juga menyampaikan bahwa setelah audiensi dengan DPRD, distribusi pupuk mulai menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, desa mereka telah menerima sekitar kurang lebih 80 ton pupuk, meskipun masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan.
Dari hasil RDP tersebut, disepakati empat poin penting yang dinilai membawa harapan baru bagi petani antara lain seperti
1. Untuk distribusi pupuk urea ke Sumatra Utara dilakukan rerayonisasi dari pupuk Kaltim dan untuk NPK masih dari pupuk Iskandar muda yang saat ini sudah normal kembali.
2. Pemenuhan pupuk subsidi di Kab.Karo
Ramalan cuaca di Sumut hari ini didominasi kondisi hujan ringan.
Sumut 60 detik lalu
Gandeng Influencer dan Pencipta Lagu &lsquoSiti Mawarni&rsquo, Kapolres Labuhanbatu Rilis Capaian Besar Kasus Narkoba.
Sumut 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan resmi meluncurkan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Opti
Bisnis 4 menit lalu
Dugaan Limbah Dapur di Stabat Baru Cemari Lingkungan, Warga Desak DLH Langkat Bertindak Cepat.
Sumut 9 menit lalu
Posmetro Medan, Karo Setelah berbulanbulan mengalami kelangkaan pupuk subsidi, persoalan tersebut akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pend
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi meluncurkan aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting Syste
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Nezar Djoeli melontarkan kritikan terkait carutmarut pelaksanaan program Makan Bergizi Gra
Sumut 9 jam lalu
Posmetro Medan, Belawan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan T Chairuniz
Sport 11 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (27/4/2026), yang menetap
Politik 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Musyawarah Daerah (Musda) IV Persadaan Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat berlangsung penuh kekeluargaan dan kebe
Sumut 12 jam lalu