Polres Binjai Amankan 4 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
Polres Binjai mengamankan 4 terduga pelaku penyalahgunaan narkotika.
Sumut 34 menit lalu
Posmetro Medan, Karo -Setelah berbulan-bulan mengalami kelangkaan pupuk subsidi, persoalan tersebut akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh DPRD Kabupaten Karo. RDP ini digelar menyusul keluhan puluhan warga Desa Munte, Kecamatan Munte, yang sebelumnya melakukan audiensi ke DPRD untuk menyampaikan dampak serius kelangkaan pupuk terhadap pertanian mereka.
Rapat yang berlangsung pada Senin (27/4/2025) itu menghadirkan berbagai pihak terkait, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Asisten II Pemkab Karo yang juga tergabung dalam tim KP3, perwakilan PT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Utara, serta pemerintah desa.
Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan, yang memimpin langsung jalannya rapat didampingi Wakil Ketua DPRD Korindo Sembiring, menegaskan bahwa kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Kecamatan Munte, tetapi juga meluas ke wilayah lain seperti Tigabinanga, Laubaleng, dan Juhar. Padahal, daerah-daerah tersebut merupakan sentra produksi jagung terbesar di Sumatera Utara.
Baca Juga:
"Pupuk untuk tanaman jagung harus diberikan maksimal satu bulan setelah tanam. Jika terlambat, petani berisiko gagal panen," tegasnya.
Sementara itu, perwakilan PT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Utara, Dani Tambunan didampingi tim,menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi disebabkan oleh faktor alam yang terjadi di Aceh pada tahun sebelumnya. Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi stok pupuk di Karo mulai membaik.
"Dalam waktu dekat, akan dikirim sekitar 700 ton pupuk NPK dan total 250 ton urea untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir April," ujarnya.
Kepala Desa Munte juga menyampaikan bahwa setelah audiensi dengan DPRD, distribusi pupuk mulai menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, desa mereka telah menerima sekitar kurang lebih 80 ton pupuk, meskipun masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan.
Dari hasil RDP tersebut, disepakati empat poin penting yang dinilai membawa harapan baru bagi petani antara lain seperti
1. Untuk distribusi pupuk urea ke Sumatra Utara dilakukan rerayonisasi dari pupuk Kaltim dan untuk NPK masih dari pupuk Iskandar muda yang saat ini sudah normal kembali.
2. Pemenuhan pupuk subsidi di Kab.Karo
Polres Binjai mengamankan 4 terduga pelaku penyalahgunaan narkotika.
Sumut 34 menit lalu
Persebaya Surabaya Kalahkan PSMS Medan 10, Green Force Lolos ke Semifinal Piala Presiden.
Sport 41 menit lalu
Saat padi terancam hama burung, Babinsa hadir mendampingi petani menjaga harapan panen.
Bisnis 48 menit lalu
Respon Cepat, Polsek Medan Kota Amankan Sepeda Motor Driver Ojol Yang Sempat Dibawa Kabur Pencuri.
Medan satu jam lalu
Polsek Medan Kota Gelar Bakti Sosial untuk Warga Ekonomi Kurang Mampu.
Medan satu jam lalu
Tim Jatanras Elang Sakti Polres Tebing Tinggi mengamankan terduga pelaku pencurian di Asrama Polisi
Sumut 2 jam lalu
Polres Binjai menangkap begal bersenjata tajam, Korbannya seorang pelajar.
Sumut 2 jam lalu
Dua Saksi Bersaksi di Sidang Waterfront City Samosir, Penasihat Hukum Tegaskan Pekerjaan Sudah Clear
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Advokat Dameria Sagala, S.H., menyambangi Mapolrestabes Medan untuk mempertanyakan perkembangan laporan polisinya terkait du
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Klaim proyek selesai 100 persen dalam perkara dugaan korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan
Sumut 4 jam lalu