Jumat, 14 Agustus 2026

Rapat Panas Soal Parapat, DPRD Sumut Soroti Koordinasi Lemah Tangani Banjir Bandang

Administrator - Sabtu, 14 Juni 2025 21:25 WIB
Rapat Panas Soal Parapat, DPRD Sumut Soroti Koordinasi Lemah Tangani Banjir Bandang
IST/ERN
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung panas di aula gedung baru DPRD Sumut, Kamis (12/6).

POSMETRO MEDAN,Medan – Kawasan wisataParapat kembali menjadi sorotan setelah dilanda banjir bandang yang merusak sejumlah fasilitas dan mengancam keselamatan warga.

Menanggapi hal itu, DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bertindak cepat dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung panas di aula gedung baru DPRD Sumut, Kamis (12/6).

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut, Frans Dante Ginting dari Fraksi Golkar. Sejumlah institusi penting dihadirkan, seperti Panitia Khusus (Pansus) Banjir BandangDPRD Simalungun, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumut, UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah II, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II.

Baca Juga:

Dalam rapat tersebut, koordinasi antarinstansi menjadi sorotan utama. Para anggota dewan menilai lemahnya sinergi sebagai akar masalah dalam penanganan bencana yang sudah berulang kali terjadi di kawasan Danau Toba.

"Kita tidak hanya bicara soal data teknis, tapi tentang kegagalan sistematis. Ini bukan banjir pertama. Di mana antisipasi kita?" tegas Frans Dante dalam forum, disambut sorotan tajam dari anggota lainnya.

Baca Juga:

RDP ini menjadi ajang evaluasi menyeluruh terhadap sejauh mana instansi teknis dan pemerintah daerah benar-benar menjalankan prinsip pencegahan, bukan sekadar reaktif setelah bencana terjadi. Salah satu poin kritis adalah soal perizinan dan penebangan hutan yang dinilai memperparah kerentanan wilayah terhadap banjir bandang.

Komisi D mendesak segera disusun strategi terpadu lintas sektor yang konkret, termasuk pembentukan protokol tanggap darurat permanen untuk mencegah banjir susulan. Langkah ini dinilai mendesak demi melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga citra dan keberlanjutan pariwisata Danau Toba sebagai destinasi super prioritas nasional.(ERN)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Kapolrestabes Medan Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-81 RI di Gedung DPRD
Anggota DPRD Medan Rommy Desak Evaluasi Lurah dan Pendamping PKH Polonia
RDPU Tertutup dengan Komisi III DPR, Dirreskrimum Polda Sumut Ungkap Suami WLG Telah Dipatsuskan
Darma Putra Rangkuti Bersama Komisi C DPRD Sumut Gelar RDP Bahas Sisa Hak Pensiun Mantan Karyawan Perumda Tirtanadi
Polres Karo Tangkap Pelaku Pungli di Kawasan , 3 Orang Dijebloskan ke Sel
Seorang Wisatawan Asal Medan Tewas Usai Tenggelam di Aliran Sungai Bahorok
komentar
beritaTerbaru