2 Pelaku Ayah dan Anak, Pemicunya Si Ayah Tak Syor Anak Ceweknya Di-Chat Korban
Peristiwa berdarah yang merenggut nyawa terjadi di Dusun Kandang Motor, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kriminal 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Tanjungbalai —Penanganan kasus dugaan penipuan online atau scammer alias tukang lodes yang digerebek di sebuah rumah di Lingkungan I, Kelurahan Gading, Kota Tanjungbalai, terus menjadi sorotan publik.
Polres Tanjungbalai memastikan proses penyelidikan masih berjalan dan hasil pemeriksaan akan segera diumumkan secara resmi kepada masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, AKP Bram Candra, menegaskan pihaknya akan menggelar press release dalam waktu dekat terkait perkembangan kasus tersebut.
Baca Juga:
"Saat ini kami masih bekerja. Hari Senin atau Selasa pekan depan kami akan press release. Hasil pemeriksaan terhadap mereka yang diamankan akan kami sampaikan," kata Bram, Kamis malam (14/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan Bram saat menjawab pertanyaan perwakilan massa aksi dan sejumlah wartawan yang mempertanyakan tindak lanjut diamankannya 35 laki-laki dan perempuan dalam penggerebekan yang dilakukan Tim Satreskrim Polres Tanjungbalai beberapa hari lalu.
Baca Juga:
Menurut Bram, hingga kini seluruh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif dan belum ada yang dipulangkan kepada pihak keluarga.
"Masih dalam proses pemeriksaan," ujarnya singkat.
Dalam keterangannya, Bram juga menanggapi isu terkait seorang oknum ASN Dinas PUTR Kota Tanjungbalai bernama Usman yang disebut-sebut turut diamankan saat penggerebekan berlangsung.
Menurut dia, Usman datang ke lokasi ketika petugas melakukan penggerebekan dan saat ini statusnya masih sebagai saksi.
"Kepada penyidik, dia mengaku rumah tersebut milik anaknya dan hanya menumpang di rumah itu. Dia juga mengakui mengetahui adanya aktivitas yang diduga scammer di rumah tersebut," kata Bram.
Kasat Reskrim menambahkan, pihaknya telah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka. Namun identitas dan peran para tersangka belum dapat dipublikasikan karena menunggu waktu yang dinilai tepat.
"Ada yang sudah jadi tersangka. Saya minta kawan-kawan bersabar. Agar lebih elegan nanti kami buka saat press release. Kami juga mohon dukungan semua pihak agar kasus dugaan penipuan online ini dapat kami usut hingga tuntas," ujarnya.
Bram juga menegaskan, terhadap mereka yang diamankan, penyidik memiliki batas waktu sesuai ketentuan hukum. Jika dalam 1x24 jam tidak ditemukan keterlibatan dalam aktivitas penipuan online, maka yang bersangkutan wajib dilepaskan.
Sementara itu, juru bicara massa aksi, Rudy Bakti, mengaku pihaknya mencium adanya dugaan upaya "tangkap lepas" dalam penanganan kasus tersebut. Karena itu, masyarakat diminta ikut mengawasi proses hukum yang sedang berjalan.
"Informasi yang kami terima dari sumber terpercaya, negosiasi antara oknum polisi dan oknum yang diduga penghubung big bos jaringan penipuan online ini sedang berlangsung. Namun angkanya belum deal," kata Rudy.
Rudy menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus itu hingga tuntas. Bahkan, ia mengklaim siap membuka informasi terkait sosok yang disebut sebagai "big bos", termasuk dugaan aset dan harta kekayaan yang diduga berasal dari praktik penipuan online.
Sebelumnya, pada Selasa (12/5/2026), Tim Satreskrim Polres Tanjungbalai menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi markas aktivitas penipuan online. Dalam operasi tersebut, sebanyak 35 orang beserta sejumlah barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolres Tanjungbalai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (TER)
Peristiwa berdarah yang merenggut nyawa terjadi di Dusun Kandang Motor, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kriminal 40 menit lalu
Mitsubishi Xforce Hybrid Jajaki Pasar Baru, Sekali Full Tank Bisa Jalan 750 Km
Bisnis satu jam lalu
Tragedi Berdarah di Cikampak, Pemuda 21 Tahun Tewas Ditikam, Diduga Bermotif Dendam Asmara.
Kriminal 2 jam lalu
Dugaan Scammer Digerebek di Tanjungbalai, Polisi Janji Ungkap Tersangka Lewat Press Release.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Polda Sumut bersama jajaran mengungkap puluhan kasus tindak pidana narkotika dalam sehari. Dari hasil pengungkapan pa
Kriminal 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan, Kamis (14/5) dini hari menggerebek sarang narkoba di Jalan Denai Gang Jati, Kec.Medan Denai
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Tim Opsnal Polsek Medan Labuhan, Polres Pelabuhan Belawan, b
Kriminal 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) Rizaldi, SH, MH dilapor ke
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mempromosikan potensi strategis Sumut sebagai pintu
Bisnis 11 jam lalu
Potret Suram SMPN 2 Satap Aek Kuo, Toilet Tanpa Pintu dan Dugaan Penguapan Dana BOS.
Sumut 12 jam lalu