Sabtu, 16 Mei 2026

Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi

Evi Tanjung - Sabtu, 16 Mei 2026 19:20 WIB
Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi
Ist/Diskominfostan
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS mengikuti Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto secara virtual di Gerai KDMP Sidoarjo I Pasar Miring, Kecamatan Pagar

Peresmian ini menandai kesiapan operasional 1.061 koperasi yang terdiri dari 530 unit KDKMP di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit KDKMP di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Sementara itu, perkembangan pembangunan KDKMP di Kabupaten Deli Serdang juga terus menunjukkan kemajuan positif. Dari total 394 koperasi yang direncanakan, sebanyak 196 KDMP telah mengajukan lahan pembangunan gerai.

Baca Juga:

Saat ini terdapat 124 titik lokasi pembangunan gerai yang sedang berjalan. Hingga 12 Mei 2026, sebanyak 19 gerai KDMP telah selesai dibangun dan siap mendukung aktivitas perekonomian masyarakat desa.

Presiden menegaskan keberadaan KDKMP di berbagai wilayah diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung kemandirian desa secara berkelanjutan. Pemerintah pusat pun menargetkan sedikitnya 20 ribu koperasi serupa dapat mulai beroperasi pada Agustus mendatang.

Baca Juga:

"Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau tidak sampai 30 ribu dan hanya mencapai 20 ribu, saya kira itu juga merupakan prestasi yang jarang ditemukan di negara lain," ungkap Presiden. ( DMS)

Tags
beritaTerkait
Menteri PPPA Apresiasi Koperasi Medan Krio, Ekonomi Keluarga Kunci Perlindungan Anak
Gerindra 18 Tahun ; Kompak, Bergerak , Berdampak
Hotman Paris Ngamuk, Akhirnya Pendeta di Blitar yang Lecehkan 4 Anak Sopirnya Jadi Tersangka
Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo: Warga Minta Keadilan Ditegakkan, Singgung Dua Menteri yang Perlu Ditegur
komentar
beritaTerbaru