Matiti Belum Usai: Kuasa Hukum Minta Aparat Bongkar Rangkaian Peristiwa 12 September
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN, ASAHAN - Usai Dandim 020AS Letkol Inf Edy Syahputra diwakili Danramil 13/Buntu Pane, Kapten Kav Basri Lubis, kunjungi Nek Sarwen, Jumat (15/08/25) lalu, hari ini, Kejaksaan Negeri Asahan dipimpin Kajari sambangi kediaman Nek Sarwen. Besok, lusa mungkin saja Wapres Gibran Rakabuming Raka.Siapa tau
Kedatangan rombongan "pengacara negara" itu dipimpin langsung Kajari Asahan Basril G SH MH didampingi Ibu Ketua IAD Asahan Ny. Zatia Basril, Minggu (17/08/2025) siang.
"Kedatangan kita ini sebagai wujud melaksanakan Kegiatan Adhiyaksa Perduli, juga dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 sekaligus memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80, 2 September mendatang," ujar Kajari Asahan.
Baca Juga:
"Apalagi kita dengar, Nenek ini tidak mendapatkan BLT. Tentu hal ini sangat kita sayangkan. Ke depan kita harap agar jangan ada lagi Nek Sarwen Nek Sarwen lain di Kabupaten Asahan," terang Kajari didampingi Kasi Intel Heriyanto Manurung SH usai kegiatan.
Asehatun, anak Nek Sarwen mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak Kejaksaan Negeri Asahan dan Kodim 0208/AS.
Baca Juga:
"Saya ucapkan terimakasih kepada bapak Dandim, yang kemaren udah datang ngasih bantuan bang. Sekarang bapak Kejaksaan, datang bawa sembako sama ngasih duit bang. Mudah-mudahan diberikan Kesehatan dan Rejeki untuk orang itu bang," ucap Atun ditanyai.
Diberitakan sebelumnya, Nek Sarwen, lansia berusia 83 tahun warga Dusun V Desa Sei Silau Barat Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan selain diputus sebagai penerima PKH, dirinya juga tidak mendapatkan bantuan Beras Bulog gratis yang dibagikan Pemkab Asahan bekerjasama dengan Bulog, beberapa hari lalu.
Saat itu, pihak pendamping PKH Kecamatan Setia Janji mengaku ketidaksingkronan NIK di Kartu Keluarga dan KTP Nek Sarwen menjadi penyebab terhentinya sebagai penerima PKH.
Sementara pihak Desa Sei Silau Barat saat dikonfirmasi mengaku terkait penentu penerima beras gratis adalah kewenangan Dinsos Asahan dan Bulog.Fenomena viral seperti ini sudah jamak terjadi di negeri ini. Untuk itu jangan segan berbagi pada media agar banyak orang peduli dan berbagi.( Gon)
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 11 menit lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 56 menit lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 56 menit lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut satu jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut satu jam lalu
Diulosi di Istana Maimun, Sultan Deli Doakan Mubes I dan Pelantikan DPP HBB
Sumut 2 jam lalu
Di Hadapan Mahasiswa Al Wasliyah, Kapolrestabes Medan Bicara Bela Negara dan Narkoba.
Medan 3 jam lalu
Pimpinan Sinode GKPS Bergerak Cepat Mengamankan Aset Legal Gereja.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDANSIMALUNGUNPEMATANGSIANTAR Bagi Darma Putra Rangkuti, S.Hut., M.Si., reses bukan sebatas pertemuan, menyerap aspirasi, lal
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Di hari Jumat Berkah DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menerima bantuan sosial berupa se
Medan 4 jam lalu