Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani Sambut Hari Bhayangkara ke-80
POSMETRO MEDAN,Medan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi membuka Pekan Olahraga dan Rohani (POR) Tahun 2026 dalam rangk
Medan 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Praktik pungli (pengutipan liar) masih terus merajalela. Viral di salah satu obyek wisata pemandian air panas Lau Sidebukdebuk di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Meski praktik pungli ini sudah sering terjadi, ironisnya tidak ada reaksi cepat dari pejabat setempat untuk memberantas hal ini.
Baca Juga:
Sebagaimana sebuah postingan anonim di Facebook @Erianto Perangin Angin yang terlihat POSMETRO MEDAN Rabu 3 Juni 2026.
"Kek mana mau merdeka, kalo kek gini? Kek mana mau maju wisata Tanah Karo? Kasian yang mau wisata ke Debukdebuk. Harus bayar uang masuk 2x. Manalah bupati ini?" tulis pemilik akun.
Baca Juga:
Atas praktik pungli itu, kini viral dan bersiliweran di media sosial seperti Twitter, Instagram hingga Facebook.
Di media sosial (medsos) itu tampak terlihat seorang wanita yang berteriak menggerutu atas kutipan yang dinilainya sebagai praktik pungli.
Dalam teriakan wanita itu, dirinya yang sedang menaiki kendaraan pribadi roda empat mengaku dua kali menjadi pungli saat menuju lokasi pemandian panas Sidebukdebuk.
Siapa yang mengutip? Menurut video yang beredar, praktik pengutipan liar itu diduga dilakoni masyarakat setempat, bukan petugas resmi dari pemerintah setempat.
"Bayar masuk di depan, kita ada barcode. Eh pas bayar ke 2 kita diminta 100 ribu. Dapat karcis masuk, barcode pun tak ada. Katanya resmi. Resmi punglinya!" teriak wanita itu.
Kontan saja, keluhan pengunjung di sana mendapat respons netizen.
Setelah diunggah ke publik, postingan itu sudah direspons 555 orang netizen dan dibagikan ke publik 86 kali.
Ramai komentar netizen yang cukup menohok kepala para pejabat setempat.
"Gak usah datang lagi ke situ. Mrk (red, warga setempat) dah mengkek. Kek gakda tempat lain. Kami suku Karo aja dah malas ke situ. Karena mau ke tempat saudara di sana pun harus bayar, apalagi mandi air panas. Biar dia aja yang mandi air panas sekampung di situ. Mrk kira kita kurang kerjaan? Bikin malu," sindir seorang netizen pemilik akun @Bereng Bereng.
Kalau mau mandi air panas, timpal pemilik akun @ Ta Nurista, geser ke goa ergendeng. Dijamin gak nyesal. Kolamnya banyak, alami lagi. Warga juga ramah, gakda pungli, gak ada preman. Yang ada tukang parkir yang kocak kalo ngobrol.
"Pengalaman pribadi sih ini."
Berbeda dengan pemilik akun @Lefi Purba. Menurutnya pengunjung sudah 4 kali mengalami pengutipan.
"1 di depan, 1 tengah, 1 penginapan, 1 parkir," jelasnya.
Jangan Tunggu Musibah Datang
Netizen lain pemilik akun @Muhammad Anto Purba mengingatkan warga setempat.
"Nanti datang musibah di Tanah Karo, itu serakah modelnya, lama-lama kutengok udah anggar sok orang-orang di sini," gerutunya.
Warga setempat meminta agar praktik pungli di sejumlah lokasi obyek wisata seperti pemandian air panasSidebukdebuk ini segera dibasmi pemerintah dan aparat keamanan setempat.(dpt)
POSMETRO MEDAN,Medan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi membuka Pekan Olahraga dan Rohani (POR) Tahun 2026 dalam rangk
Medan 13 menit lalu
Nilai tukar Rupiah kini menembus angka Rp17.900 per Dolar AS.
Bisnis 44 menit lalu
POSMETRO MEDANMedan Kepedulian dan perhatian terhadap generasi muda terus ditunjukkan oleh Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar
Lifestyle satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Sebanyak 100 personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan patroli malam dan siaga keamanan di sejumlah wilayah
Medan satu jam lalu
Nilai tukar Rupiah melemah 39 poin menjadi Rp17.878 per Dolar AS pada Rabu 3 Juni 2026.
Bisnis 2 jam lalu
Pemandian Air Panas Sidebukdebuk sedang viral, pengunjung di sana 2 Kali diwajibkan membayar pungli alias retribusi yang tak sah.
Viral 2 jam lalu
Kecuali Belawan, cuaca Kota Medan pada Rabu, 3 Juni bakalan diiguyur hujan sedang.
Medan 3 jam lalu
DPRD Sumut Gelar RDP Bahas Dugaan Kejahatan Perbankan dan Kerugian Nasabah BNI Pematangsiantar.
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Setelah dua tahun absen, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) kembali digelar pada tahun 2026. Event tahunan kebanggaan
Medan 18 jam lalu
Rico Waas Apresiasi Peran Aisyiyah Membangun Masyarakat.
Medan 19 jam lalu